Penerapan standar hak asasi manusia kini menjadi aspek fundamental yang menentukan keberlangsungan operasional serta daya tarik perusahaan di tingkat global. Layanan manajemen fasilitas hadir sebagai solusi strategis bagi korporasi dan berbagai sektor industri yang membutuhkan fasilitas memadai untuk mengoptimalkan ruang kerja maupun tempat beraktivitas bagi para karyawan.
President & Managing Director OCS Indonesia, Yohanes Jeffry Jihary, menyampaikan bahwa pemenuhan standar global Human Rights Due Diligence (HRDD) atau uji tuntas hak asasi manusia saat ini telah menjadi keharusan bagi para pelaku bisnis. Pemenuhan komitmen ini bertujuan untuk memastikan setiap aktivitas operasional perusahaan memberikan dampak positif secara langsung bagi manusia (people), sekaligus memperkuat daya tarik korporasi di mata investor global.
Pedoman HRDD sendiri telah diterbitkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna mendorong entitas bisnis menghormati hak asasi manusia di seluruh lini operasional kerja. Ruang lingkup penghormatan HAM ini tidak hanya berlaku di lingkungan internal perusahaan, melainkan juga mencakup seluruh rantai pasokan hingga keterlibatan mitra bisnis.
Kepala BNPB Lapor Prabowo, Masih Ada 72.864 Orang Pengungsi Gempa NTT

Dalam menjawab kebutuhan dan tuntutan HRDD tersebut, implementasi layanan manajemen fasilitas menyediakan solusi menyeluruh. Layanan manajemen ini mencakup spektrum operasional yang luas, meliputi layanan kebersihan (cleaning services), pengamanan (security), penanganan hama (pest control), serta pemeliharaan teknis (technical maintenance).
Selain aspek-aspek tersebut, manajemen fasilitas juga memfasilitasi kebutuhan dukungan perkantoran (office support), penyediaan katering, manajemen energi, hingga pengelolaan fasilitas secara terintegrasi. Pengelolaan berbagai fungsi operasional ini diarahkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, layak, dan nyaman demi mengoptimalkan seluruh aktivitas karyawan di lokasi kerja.
Tegas! Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Penyebab Kebakaran Hutan

Pembahasan mengenai pentingnya uji tuntas hak asasi manusia dan peran vital manajemen fasilitas dalam mendukung operasional bisnis tersebut diulas oleh Yohanes Jeffry Jihary bersama Mercy Widjaja dalam program Profit di CNBC Indonesia pada Senin (07/09/2026).






