Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Technology

Mengapa Mobil Listrik Bisa Mati Mendadak di Rel Kereta Api Ini Penjelasan Pakar

Rimba NainggolanDiterbitkan 13 Sep 2026 - 00.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mengapa Mobil Listrik Bisa Mati Mendadak di Rel Kereta Api Ini Penjelasan Pakar
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Kekhawatiran mengenai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang tiba-tiba kehilangan daya saat melintasi rel kereta api kerap memicu perdebatan. Banyak anggapan di masyarakat yang mengaitkan insiden tersebut dengan pengaruh medan magnet atau radiasi elektromagnetik di sekitar perlintasan. Namun, tinjauan teknis dari pakar otomotif menunjukkan bahwa faktor pemicu utamanya bersumber dari komponen internal kendaraan itu sendiri.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Agus Purwadi, memaparkan bahwa kegagalan fungsi pada mobil listrik ketika berada di atas rel kereta api umumnya berhubungan erat dengan sistem manajemen energi serta mekanisme proteksi bawaan kendaraan.

Peran Vital Aki 12V dan Risiko Putusnya Relai Utama

Kendaraan listrik memang mengandalkan paket baterai traksi bertegangan tinggi (high voltage) untuk memutar motor penggerak roda. Kendati demikian, seluruh operasional komputer kendaraan, unit sensor, lampu penerangan, hingga perangkat cerdas di dalam kabin sepenuhnya disuplai oleh baterai tambahan bertegangan 12 volt, yang fungsinya serupa dengan aki pada mobil konvensional.

Masalah fatal dapat terjadi apabila aki 12V tersebut mengalami penurunan daya atau aus. Tanpa pasokan listrik yang memadai dari aki 12V, saklar utama atau main relay sistem tidak dapat menutup. Ketika relai gagal terhubung, arus daya dari baterai traksi tegangan tinggi otomatis terputus dan tidak dapat disalurkan ke motor penggerak.

Baca Juga

Laga Liverpool vs Fulham Berakhir Imbang, The Reds Gagal Maksimalkan Dominasi

Laga Liverpool vs Fulham Berakhir Imbang, The Reds Gagal Maksimalkan Dominasi

Kondisi ini membuat kendaraan mati total di tempat, sekalipun kapasitas daya pada baterai utama mobil masih tersisa 80 persen. Sistem komputer tidak dapat mengaktifkan penggerak jika sirkuit kendali 12V kehilangan tegangan operasional minimumnya.

Mitos Gangguan Elektromagnetik di Jalur Kereta

Isu lain yang sering muncul adalah dugaan medan elektromagnetik (electromagnetic interference/EMI) di area perlintasan, khususnya pada jalur kereta bertenaga listrik yang memiliki kabel transmisi udara. Secara teknis, medan elektromagnetik yang sangat ekstrem memang dapat berpotensi mengganggu komunikasi data pada jaringan Controller Area Network (CAN) kendaraan.

Meski demikian, para pakar menilai peluang EMI melumpuhkan mobil listrik secara langsung di lapangan sangatlah kecil. Mobil listrik modern telah dibekali teknologi pelindung atau shielding yang dirancang untuk meredam gangguan sinyal luar.

Pakar otomotif ITB lainnya, Yannes Martinus Pasaribu, menegaskan bahwa seluruh unit mobil listrik wajib melewati pengujian kompatibilitas elektromagnetik yang ketat sebelum diizinkan meluncur ke pasar. Melalui sertifikasi tersebut, potensi terjadinya mati mesin mendadak akibat paparan medan magnet rel kereta api berada pada tingkat yang sangat rendah.

Baca Juga

Preview Real Madrid vs Rayo Vallecano Misi Los Blancos Kembali ke Jalur Kemenangan La Liga

Preview Real Madrid vs Rayo Vallecano Misi Los Blancos Kembali ke Jalur Kemenangan La Liga

Guncangan Fisik Mengaktifkan Sistem Proteksi Kendaraan

Berdasarkan kajian teknis, penyebab paling masuk akal ketika mobil listrik mati mendadak di atas rel berkaitan dengan dua hal: kondisi aki 12V yang sudah melemah atau aktifnya sistem proteksi otomatis akibat guncangan fisik saat melindas kontur rel yang tidak rata.

Sistem keselamatan pada mobil listrik dirancang sangat sensitif terhadap anomali fisik maupun elektrikal demi mencegah risiko kerusakan fatal atau korsleting. Guncangan keras di perlintasan dapat memicu respons sistem proteksi untuk memutus sirkuit tegangan tinggi secara otomatis jika mendeteksi adanya potensi bahaya pada modul manajemen baterai.

Secara keseluruhan, mobil listrik sebenarnya memiliki komponen bergerak yang jauh lebih sedikit dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak yang bergantung pada pelumas mesin dan transmisi rumit. Paket baterai utamanya pun dirancang oleh produsen global agar memiliki masa pakai yang setara dengan usia pakai kendaraan. Memastikan kondisi aki pendukung 12V tetap prima serta melintasi rel secara perlahan menjadi kunci utama agar sistem manajemen energi kendaraan tidak mengalami pemutusan daya darurat.

Sumber: Media Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

mobil listrikOtomotif

Berita Terbaru Lainnya

BRI Hadir di Festival Kuliner Serpong, Beri Cashback Hingga Lelang GadgetPertamina Tambah Pasokan BBM Subsidi Sulsel Usai Antrean SPBU MengularToba Pulp Buka Suara usai Jadi Tersangka Korupsi Transfer PricingPertamina Gandeng Warga Lapas Bantul Sulap Sampah Plastik Jadi PerabotTak Mau Bergantung pada PTPN, Puskopkar Kembangkan Bisnis BaruPakar Jelaskan Potensi Ekonomi dan Lingkungan PLTP Gunung UngaranPertamina Patra Niaga Ubah Konfigurasi dan Tambah Nozzle BBM Subsidi di 12 SPBU MakassarLaga Liverpool vs Fulham Berakhir Imbang, The Reds Gagal Maksimalkan Dominasi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap