Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Mengapa Pemadaman Karhutla Butuh Waktu Lama? Ini Kendala Menurut BNPB

Marthen PalutunganDiterbitkan 5 Sep 2026 - 07.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mengapa Pemadaman Karhutla Butuh Waktu Lama? Ini Kendala Menurut BNPB
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus terpantau di sejumlah wilayah Indonesia, mencakup Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), Riau, Jambi, hingga Sumatera Selatan (Sumsel). Dalam praktiknya di lapangan, upaya pemadaman api sering kali memerlukan waktu yang panjang dan tidak bisa langsung tuntas hanya dalam satu kali tindakan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah kendala mendasar yang dihadapi tim di lapangan saat menangani karhutla. Faktor-faktor utama yang memengaruhi proses pemadaman tersebut meliputi karakteristik lahan, aksesibilitas menuju lokasi, kondisi cuaca, hingga ketersediaan sumber air untuk memadamkan api.

Faktor Apa Saja yang Menyulitkan Pemadaman Karhutla di Lapangan?

Karakteristik lahan menjadi salah satu tantangan terbesar bagi petugas pemadam kebakaran, terutama pada lahan gambut. Suharyanto menjelaskan bahwa api di lahan gambut memiliki sifat dapat bertahan dan menjalar di bawah permukaan tanah. Kondisi ini membuat area yang terlihat sudah padam di bagian atas belum tentu sepenuhnya aman, sehingga personel di lapangan wajib terus melakukan proses pendinginan dan pemantauan lebih lanjut guna memastikan bara api di kedalaman tanah benar-benar padam.

Selain faktor jenis lahan, cuaca ekstrem turut memperberat tantangan penanganan kebakaran. Kondisi lingkungan yang panas, kering, dan disertai hembusan angin kencang dapat memicu kembali kemunculan titik-titik api (fire spot) di lokasi yang sebelumnya telah dipadamkan. Hal ini menjelaskan mengapa penanganan karhutla tidak selalu dapat langsung selesai dalam satu kali operasi.

Baca Juga

Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Perluas Basis Pajak Tanpa Bebani Masyarakat

Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Perluas Basis Pajak Tanpa Bebani Masyarakat

Faktor lain yang sangat menentukan adalah aksesibilitas dan ketersediaan air di lapangan. Di beberapa lokasi, akses darat sangat sulit ditembus oleh petugas pemadam. Ketika personel darat menghadapi kendala medan yang terisolasi dan pasokan air terbatas, pemadaman membutuhkan pengerahan dukungan helikopter pengebom air (water bombing).

Bagaimana BNPB Menentukan Strategi Pemadaman Darat dan Udara?

Untuk menentukan strategi penanganan yang tepat, BNPB melakukan penilaian menyeluruh terhadap situasi di setiap titik kebakaran. Penilaian tersebut mencakup evaluasi luas area yang terbakar, kondisi lahan gambut, tingkat kesulitan akses darat, perkembangan cuaca, serta potensi ancaman terhadap keselamatan warga sekitar.

Melalui pertimbangan parameter tersebut, BNPB memutuskan apakah pemadaman cukup dikerjakan melalui operasi darat atau memerlukan pengerahan dukungan armada udara, baik melalui water bombing maupun Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). BNPB terus memperkuat sinergi operasi darat dan udara, dengan skala prioritas ditujukan pada titik api yang berpotensi meluas dan mengancam kehidupan masyarakat.

Baca Juga

Tri Tito Karnavian Ingatkan Pelajar di Ternate Hidup Sehat

Tri Tito Karnavian Ingatkan Pelajar di Ternate Hidup Sehat

Kapan Operasi Modifikasi Cuaca Dapat Efektif Dilakukan?

Penggunaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu pembasahan dan pemadaman area karhutla tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena sangat bergantung pada dinamika atmosfer dan faktor meteorologis. Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa efektivitas OMC sangat ditentukan oleh ketersediaan awan yang memenuhi syarat untuk disemai.

Selain keberadaan awan potensial, arah pergerakan dan perkembangan pertumbuhan awan, kondisi kecepatan angin, serta faktor meteorologis lainnya harus benar-benar mendukung. Apabila di atmosfer tidak tersedia awan yang memenuhi persyaratan teknis tersebut, kegiatan penyemaian awan tidak akan berjalan efektif dalam menghasilkan hujan buatan untuk memadamkan karhutla.

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Karhutlabnpb

Berita Terbaru Lainnya

Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Perluas Basis Pajak Tanpa Bebani MasyarakatTri Tito Karnavian Ingatkan Pelajar di Ternate Hidup SehatAnak Krakatau Erupsi Beruntun, 10 Letusan Terekam hingga Sabtu Dini HariKebakaran Lapak di Srengseng Jakbar, 22 Unit Mobil Damkar DikerahkanGibran Pastikan Pembangunan Huntap Penyintas Bencana di Tapsel Dimulai SeptemberTNI Respons Prajurit BAIS Teror Air Keras Andrie Yunus Lolos PemecatanWamenag Jenguk Santri Korban Keracunan, Minta MBG Tetap DilanjutkanGunung Sinabung Berstatus Siaga, Warga Masih Nekat Masuk Zona Merah

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap