Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Metode TDA Solusi Murah dan Cepat Olah Sampah Organik Rumah Tangga

Rimba NainggolanDiterbitkan 30 Agu 2026 - 00.28 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Metode TDA Solusi Murah dan Cepat Olah Sampah Organik Rumah Tangga
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Pengelolaan sampah berbasis sumber kini memperoleh alternatif praktis lewat metode pengomposan in-situ dengan Tambahan Dekomposer Alami (TDA). Teknologi tepat guna ini dihadirkan untuk membantu masyarakat mengolah sisa organik rumah tangga secara mandiri, murah, dan cepat tanpa membebani tempat pemrosesan akhir.

Inovasi tersebut diperkenalkan oleh akademisi Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi (FPST) Universitas Warmadewa (Unwar), Dr. I Nengah Muliarta, S.Si., M.Si., saat mengisi pelatihan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sanur Kauh, Denpasar, Sabtu (29/8/2026).

Pemanfaatan Bahan Lokal dan Wadah Bekas

Prinsip kerja metode TDA bertumpu pada dekomposer alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Bahan inokulan yang digunakan mencakup tanah humus, kotoran ternak sapi atau unggas, hingga kompos matang.

Baca Juga

Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' Ditangkap

Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' Ditangkap

Penerapan metode ini juga dirancang hemat biaya karena memanfaatkan wadah bekas di pekarangan. Warga dapat mengolah sampah menggunakan kampil beras, karung goni, drum plastik, maupun ember cat bekas yang telah diberi lubang aerasi.

Teknologi TDA pada awalnya dikembangkan Muliarta untuk membantu petani menguraikan jerami di persawahan agar tidak dibakar. Inovasi dekomposisi tersebut telah memegang hak paten resmi berjudul "Komposisi Mikroba Perombak Jerami" dengan isolat mikroorganisme yang diambil murni dari ekosistem lokal Bali. Melihat tingginya volume sampah dapur dan keterbatasan daya tampung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sistem perombakan tersebut kemudian diadaptasi untuk skala rumah tangga.

Ketua TP PKK Desa Sanur Kauh, Ni Wayan Sudani, menyambut baik edukasi teknis tersebut. Menurutnya, pemaparan praktis berbasis sumber daya lokal memberi panduan operasional nyata bagi warga yang selama ini kerap hanya menerima imbauan pemilahan sampah tanpa instruksi teknis yang mudah diterapkan.

Baca Juga

Hari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam

Hari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam

Rangkaian Inovasi Pengelolaan Limbah Berkelanjutan

Pengembangan teknologi pengurai sampah organik menjadi bagian dari rangkaian inovasi lingkungan yang diinisiasi sivitas akademika FPST Unwar. Selain metode TDA pekarangan, terdapat sejumlah solusi pengolahan limbah berbasis potensi lokal di berbagai wilayah Bali.

Di Kabupaten Tabanan, formula biomi diterapkan untuk memproses limbah kotoran sapi guna mengurangi polusi bau sekaligus menghasilkan pupuk organik. Mahasiswa Agroteknologi FPST Unwar juga merancang wadah tanam ramah lingkungan berupa biopot, konsep modernisasi pekarangan belakang tradisional Bali melalui SWATEBA, serta pengolahan limbah menjadi pelet dan pakan fermentasi di Banjar Dinas Bhuana Sari. Di sektor pangan, limbah bonggol pisang turut didiversifikasi menjadi tepung alternatif, bubur, dan minuman herbal berserat tinggi.

Sumber: Media Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pengelolaan sampahSampah Organik

Berita Terbaru Lainnya

Permukiman di Gambir Jakarta Pusat Kebakaran, 21 Unit Mobil Damkar DikerahkanPosting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' DitangkapPutra Netanyahu yang Hidup Mewah di AS Dievakuasi Darurat ke IsraelHari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!GRIB Jaya Buka Suara soal Kebakaran Markas di Kedoya JakbarTembus Medan Terjal, Kapolres Manggarai Timur Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak GempaPolisi, Kebakaran Posko GRIB Jaya di Jakbar Diduga Akibat Korsleting

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap