Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Militer Myanmar Lancarkan Taktik Baru, Pukul Mundur Kelompok Bersenjata

Bambang HandayaniDiterbitkan 6 Agu 2026 - 08.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Militer Myanmar Lancarkan Taktik Baru, Pukul Mundur Kelompok Bersenjata
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Militer Myanmar meluncurkan serangkaian taktik medan perang baru serta serangan intensif yang memukul mundur kelompok-kelompok bersenjata di wilayah Bago tengah dan Dawei selatan. Perkembangan terbaru ini menandai dinamika baru dalam perang saudara di negara tersebut. Menurut analis independen Aung Ko Ko, pihak militer yang sebelumnya diperkirakan berada di ambang kehancuran justru berhasil bertahan, baik secara politik maupun militer.

Eskalasi taktis di lapangan didukung oleh penerapan skema wajib militer besar-besaran serta bantuan kritis dari China sebagai sekutu utama, yang membantu militer membalikkan keadaan. Konflik mematikan ini dipicu oleh kudeta pada Februari 2021 yang menggulingkan pemerintah pimpinan peraih Nobel Perdamaian, Aung San Suu Kyi. Selama lebih dari lima tahun, perang saudara tersebut tercatat telah menewaskan lebih dari 100.000 orang, mengusir jutaan warga dari tempat tinggal mereka, dan menghancurkan perekonomian nasional.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Keberhasilan militer bertahan di medan tempur turut mempengaruhi sikap kelompok perlawanan. Peneliti dari International Institute for Strategic Studies, Morgan Michaels, menilai Dewan Pengarah Munculnya Persatuan Demokratik Federal (SCEF) tampaknya telah meninggalkan tujuan publik sebelumnya untuk menggulingkan Tatmadaw atau militer Myanmar. Menurut Michaels, prospek yang terlihat dalam waktu dekat adalah pergerakan menuju tahap awal komunikasi atau pembicaraan tentang pembicaraan.

Baca Juga

Jadwal Tayang Flex x Cop 2 Mulai Agustus 2026, Sajikan Kolaborasi Jin Yi-soo dan Atasan Baru

Jadwal Tayang Flex x Cop 2 Mulai Agustus 2026, Sajikan Kolaborasi Jin Yi-soo dan Atasan Baru

Tiga analis independen menyebutkan bahwa beberapa organisasi bersenjata etnis di dalam SCEF kini menghadapi tekanan internasional yang kuat untuk bernegosiasi dengan pemerintah. Bulan lalu, SCEF menyatakan komitmennya untuk mencapai penyelesaian politik setelah melakukan pertemuan dengan menteri luar negeri Thailand dan Filipina. Para menteri luar negeri dari kedua negara ASEAN tersebut juga telah mengadakan pertemuan terpisah dengan komite negosiasi militer Myanmar. Meski demikian, kelompok-kelompok seperti Serikat Nasional Karen, Organisasi Kemerdekaan Kachin, Front Nasional Chin, dan Partai Progresif Nasional Karenni tidak memberikan tanggapan saat dimintai komentar.

Upaya dialog menghadapi tantangan karena perbedaan sikap antara kedua belah pihak. Juru bicara SCEF, Saw Nimrod, menyatakan bahwa kelompoknya berkomitmen mencapai solusi politik yang dinegosiasikan. Namun, SCEF menuntut supremasi sipil dan mendesak militer Myanmar keluar dari peran politik apa pun, serta meminta penghentian serangan terhadap warga sipil dan pembebasan semua tahanan politik guna menciptakan kondisi dialog yang bermakna. Di sisi lain, kepala junta yang kini menjabat sebagai presiden, Min Aung Hlaing, belum menerima SCEF sebagai mitra perundingan resmi dan pemerintah Naypyitaw lebih memilih diskusi bilateral dengan kelompok individu.

Baca Juga

Jadwal Playoff Games of the Future MLBB 2026, Dua Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final

Jadwal Playoff Games of the Future MLBB 2026, Dua Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final

Di tengah situasi tersebut, Min Aung Hlaing dijadwalkan mengunjungi Thailand pada Kamis dan Jumat pekan ini. Sebelumnya, pemerintah baru Myanmar sempat menyerukan dialog dengan kelompok bersenjata sebelum 31 Juli, dan Min pekan lalu menyatakan kepada parlemen bahwa perdamaian adalah keinginan serta harapan terbesar mereka. Sementara itu, seorang pejabat senior Thailand menyebutkan bahwa prioritas utama Bangkok adalah mengurangi kekerasan, memperluas akses kemanusiaan, dan membendung meluasnya tumpahan konflik ke Thailand. Namun, penasihat senior International Crisis Group, Richard Horsey, menilai bahwa proses perdamaian memerlukan konsesi menuju hasil yang disepakati bersama, sesuatu yang tampaknya masih jauh bagi sebagian besar kelompok yang berkonflik.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ASEANMyanmarKonflik MyanmarJunta MiliterTatmadaw

Berita Terbaru Lainnya

Jadwal Tayang Flex x Cop 2 Mulai Agustus 2026, Sajikan Kolaborasi Jin Yi-soo dan Atasan BaruJadwal Playoff Games of the Future MLBB 2026, Dua Wakil Indonesia Lolos ke Perempat FinalJadwal Moto3 Inggris 2026 di Silverstone dan Kiprah Veda Ega PratamaKSAU dan Kepala Staf Angkatan Udara Australia Lakukan Penerbangan Formasi Bersama di DarwinGubernur Yulius Selvanus Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov SulutSMPN 1 Nabire Kembalikan Siswa Tersangka Pembunuhan Adik Kelas kepada Orang TuaKenali Perbedaan Demam Biasa dan Mastitis pada Ibu MenyusuiPrakiraan Cuaca Jawa Tengah 6 Agustus 2026, Waspada Gelombang Tinggi dan Karhutla

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap