Langkah strategis telah diambil oleh MIND ID dalam memperkuat posisinya di industri pertambangan nasional. Efektif sejak tahun 2024, MIND ID telah resmi bertindak sebagai Strategic Holding sekaligus memegang posisi sebagai pemegang saham mayoritas di PT Vale Indonesia Tbk. Dengan status baru sebagai pemegang saham mayoritas yang dimulai sejak tahun 2024 ini, MIND ID memiliki peran penting untuk mendorong percepatan dan penyelesaian berbagai inisiatif strategis yang ada di PT Vale Indonesia Tbk. Pengawasan dan dorongan dari MIND ID ini menjadi arah baru bagi jalannya operasional serta kebijakan strategis perusahaan ke depan guna memastikan seluruh rencana dapat terealisasi dengan baik.
Komitmen untuk mengawal jalannya berbagai inisiatif strategis ini ditegaskan langsung oleh manajemen holding industri pertambangan tersebut. Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyampaikan bahwa MIND ID saat ini secara konsisten terus memberikan dukungan penuh terhadap upaya-upaya yang dilakukan oleh PT Vale Indonesia Tbk. Dukungan tersebut secara khusus diarahkan untuk merealisasikan tiga proyek strategis yang saat ini tengah berjalan. Menurut penjelasan dari Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, ketiga proyek strategis yang menjadi fokus dukungan tersebut adalah proyek IGP Pomalaa, proyek IGP Morowali, serta proyek HPAL Sorowako. Keberlanjutan dari ketiga proyek ini terus dikawal secara intensif demi mencapai target yang telah ditetapkan.
OJK Harap MSCI Berlaku Adil dalam Tinjauan Indeks Saham Agustus 2026

Pembangunan dan pengembangan ketiga proyek strategis nasional ini, yang meliputi IGP Pomalaa, IGP Morowali, dan HPAL Sorowako, tentunya membutuhkan komitmen pendanaan yang sangat besar. Ketiga proyek strategis nasional tersebut secara keseluruhan merepresentasikan nilai investasi yang fantastis, yakni mencapai US$ 8,5 miliar. Nilai investasi sebesar US$ 8,5 miliar ini menjadi bukti nyata dari keseriusan MIND ID dalam mendukung PT Vale Indonesia Tbk untuk menyelesaikan proyek-proyek skala besar tersebut. Alokasi dana investasi ini diharapkan dapat memastikan seluruh tahapan pembangunan pada ketiga proyek strategis tersebut berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.
Realisasi investasi senilai US$ 8,5 miliar pada ketiga proyek strategis nasional tersebut diproyeksikan akan memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap kapasitas produksi perusahaan. Melalui penyelesaian proyek IGP Pomalaa, IGP Morowali, dan HPAL Sorowako, PT Vale Indonesia Tbk ditargetkan akan memperoleh tambahan kapasitas produksi yang cukup besar. Secara kumulatif, ketiga proyek strategis ini akan menambah kapasitas produksi Vale Indonesia sebesar total 240 kt Ni/tahun. Penambahan kapasitas produksi sebesar 240 kt Ni/tahun ini seluruhnya akan dihasilkan dalam bentuk mixed hydroxide precipitate atau MHP, yang menjadi produk akhir dari pemrosesan nikel di proyek-proyek tersebut.
Udang Indonesia, Mengejar Tonase atau Efisiensi?

Melalui sinergi yang kuat setelah MIND ID resmi menjadi pemegang saham mayoritas PT Vale Indonesia Tbk efektif sejak tahun 2024, penyelesaian proyek IGP Pomalaa, IGP Morowali, dan HPAL Sorowako menjadi prioritas utama. Dengan kepemimpinan Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, dukungan terhadap tiga proyek strategis dengan total investasi US$ 8,5 miliar ini diharapkan dapat segera diselesaikan. Penambahan kapasitas produksi nikel sebesar total 240 kt Ni/tahun dalam bentuk MHP (mixed hydroxide precipitate) ini akan menjadi tonggak pencapaian penting bagi PT Vale Indonesia Tbk di bawah naungan MIND ID sebagai holding strategis pertambangan.






