Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Ekonomi

Minyak Jelantah dari MBG Bakal 'Disulap' Jadi Avtur Ramah Lingkungan

Bambang HandayaniDiterbitkan 11 Sep 2026 - 01.14 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Minyak Jelantah dari MBG Bakal 'Disulap' Jadi Avtur Ramah Lingkungan
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

PT Pertamina Patra Niaga memanfaatkan minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) untuk diolah menjadi bahan bakar pesawat ramah lingkungan, yaitu Sustainable Aviation Fuel (SAF). Pemanfaatan minyak jelantah ini menjadi langkah strategis dalam mengolah limbah konsumsi menjadi energi alternatif.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap, Hermawan Budiantoro, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua skema bisnis utama guna menjaga kesinambungan dan stabilitas pasokan minyak jelantah yang diperlukan untuk produksi bahan bakar nabati tersebut.

Skema Pengumpulan Rumah Tangga dan Komunitas

Skema pertama yang disiapkan Pertamina Patra Niaga menyasar langsung masyarakat hingga lingkup komunitas. Pengumpulan minyak jelantah dari skala rumah tangga ini difasilitasi melalui penyediaan dispenser pengumpul khusus atau drop box. Fasilitas drop box tersebut disebar dan ditempatkan di beberapa lokasi, termasuk di area kilang maupun wilayah Marketing Operation Region (MOR).

Baca Juga

Pemerintah Dorong Efisiensi dan Transformasi Industri Nasional di IEE Engineering Week 2026

Pemerintah Dorong Efisiensi dan Transformasi Industri Nasional di IEE Engineering Week 2026

Pada skema pengumpulan langsung dari masyarakat atau business-to-consumer (B2C) ini, harga pembelian minyak jelantah dipatok mencapai Rp 6.000 per liter. Namun, Hermawan mengakui bahwa model pengumpulan berbasis komunitas dan rumah tangga ini memiliki tantangan tersendiri karena dinilai memiliki keterbatasan dalam kecepatan penghimpunan serta total volume pasokan yang diperoleh.

Skema Kemitraan B2B dan Dapur Program MBG

Untuk mengatasi keterbatasan volume dan mengamankan pasokan minyak jelantah dalam skala yang lebih besar, Pertamina Patra Niaga menerapkan strategi melalui skema antarbisnis atau business-to-business (B2B). Pada skema ini, perusahaan menggandeng berbagai mitra strategis berskala besar.

Baca Juga

Masih Kesulitan Bikin Laporan Keuangan Usaha? Coba Belajar Accurate

Masih Kesulitan Bikin Laporan Keuangan Usaha? Coba Belajar Accurate

Mitra yang dilibatkan dalam skema B2B tersebut meliputi pelaku usaha sektor HoReKa (Hotel, Restoran, dan Kafe), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hermawan menjelaskan bahwa harga pembelian bahan baku yang ditawarkan pada setiap skema memiliki perbedaan, di mana harga pembelian pada skema B2B ditetapkan lebih tinggi dibandingkan dengan skema B2C. Pasokan minyak jelantah dari dapur-dapur layanan pemenuhan gizi dan sektor bisnis ini diharapkan mampu memastikan ketersediaan bahan baku secara stabil dan berkelanjutan dalam pengolahan SAF.

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Makan Bergizi GratisPertamina Patra Niaga

Berita Terbaru Lainnya

3 Tahun Buron, Erick Soedjasa Tersangka Penipuan Rp 37 M Ditangkap BareskrimPemerintah Dorong Efisiensi dan Transformasi Industri Nasional di IEE Engineering Week 2026Masih Kesulitan Bikin Laporan Keuangan Usaha? Coba Belajar AccuratePasar Otomotif Tumbuh, ACC dan TAF Targetkan Pembiayaan 500 Unit Kendaraan di GIIAS Bandung 2026MSIG Life Catat Laba Bersih Rp 181 Miliar pada Semester I 2026, Naik 69 PersenSidang Korupsi Kuota Haji, Kubu Gus Alex Minta Hakim Hadirkan Jokowi sebagai SaksiMadura United Bidik Kemenangan Lawan PSS Sleman demi Jaga MomentumTata Cara Mandi Wajib untuk Perempuan Lengkap dengan Niat dan Keutamaan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap