Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Papua Pegunungan Status Darurat-Para Menteri Turun Tangan, Ada Apa?

Togar SiregarDiterbitkan 10 Sep 2026 - 06.36 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Papua Pegunungan Status Darurat-Para Menteri Turun Tangan, Ada Apa?
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan resmi memperpanjang Status Tanggap Darurat penanganan konflik sosial hingga 31 Desember 2026. Ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/220/TAHUN 2026 menyusul eskalasi dampak bentrokan yang memerlukan intervensi terpadu lintas kementerian.

Perpanjangan status darurat tersebut menjadi pembahasan utama dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) di Jakarta, Rabu (9/9/2026). Rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait guna mempercepat pemulihan pascakonflik di Kabupaten Jayawijaya dan Lanny Jaya.

Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa proses penyelesaian dan pemulihan di lapangan harus dipercepat agar situasi warga terdampak tidak berlarut-larut. Ia meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait bekerja tuntas tanpa membuat masyarakat menunggu terlalu lama.

Baca Juga

Gempa Susulan NTT Terus Terjadi, Ini Data Terbarunya

Gempa Susulan NTT Terus Terjadi, Ini Data Terbarunya

Pemicu Konflik dan Dampak Kerusakan

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), konflik sosial di Kabupaten Jayawijaya bermula dari insiden kecelakaan lalu lintas yang berujung pada aksi penyerangan serta sengketa pembayaran denda adat. Eskalasi konflik mencapai puncaknya pada Jumat, 15 Mei 2026, setelah sebelumnya Gubernur Papua Pegunungan menetapkan status tanggap darurat awal selama 30 hari sejak 12 Mei 2026.

Rangkaian aksi kekerasan tersebut menimbulkan dampak kemanusiaan yang signifikan. BNPB mencatat 59 korban meninggal dunia, 5 korban luka berat, 139 orang luka ringan, serta 2.902 warga mengungsi. Selain itu, penyerangan juga mengakibatkan robohnya Jembatan Gantung Kali Uwe yang memutus akses mobilitas warga.

Kerusakan fisik bangunan meliputi 126 unit rumah dan 12 unit honai yang terbakar, 2 kantor desa, 1 pastori, 5 fasilitas pendidikan, serta 5 unit kios berkategori rusak berat.

Baca Juga

Nyaris 1.000 Tewas, Wabah Campak Terburuk Menggila di Sini

Nyaris 1.000 Tewas, Wabah Campak Terburuk Menggila di Sini

Langkah Bantuan dan Skema Pemulihan

BNPB telah menyalurkan bantuan logistik dan peralatan kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan serta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sejak 6 Juni 2026. Langkah pemulihan pascabencana dan konflik sosial kini diperkuat regulasi Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2026 yang merevisi Perpres Nomor 17 Tahun 2018.

Untuk perbaikan hunian warga, penyaluran stimulan mengacu pada SK Kepala BNPB Nomor 296 Tahun 2023. Skema bantuan tersebut mencakup pembangunan rumah layak huni tipe 36 senilai Rp70 juta untuk kategori rusak berat, bantuan stimulan Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bnpbPapua Pegunungan

Berita Terbaru Lainnya

Gempa Susulan NTT Terus Terjadi, Ini Data TerbarunyaNyaris 1.000 Tewas, Wabah Campak Terburuk Menggila di SiniKPK Jadwalkan Dito Ariotedjo Jadi Saksi Sidang Kasus Kuota HajiDewi Sukarno Hadapi Tuntutan Denda atas Dakwaan PenyeranganKemenhut Tangkap Buron Pemodal Illegal Logging di KaltengSingapura Kalah, Ramai Orang Kaya China Kini Pindahkan Duit ke SiniAda Kritikan dari AHY, Tak Diduga Begini Respons PrabowoHujan Ekstrem Landa Jepang, Banjir dan Gangguan Transportasi Tewaskan Satu Orang

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap