Berita Viral Terkini

Pemerintah Jamin Anggaran Riset Tetap Aman di Tengah Proyek Universitas Republik Indonesia

Ding Anyi ApuiPublished 25 Jul 2026 - 22.001 Reads
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Jamin Anggaran Riset Tetap Aman di Tengah Proyek Universitas Republik Indonesia
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Langkah besar pemerintah dalam mereformasi sektor pendidikan tinggi kini memasuki babak krusial, khususnya terkait penyusunan anggaran. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menemui Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, di Kompleks Kementerian Keuangan pada Jumat, 24 Juli 2026. Pertemuan strategis ini digelar untuk membahas keberlanjutan berbagai program pendidikan tinggi, termasuk rencana ambisius pembangunan 10 kampus Universitas Republik Indonesia (URI) serta alokasi dana riset nasional.

Di tengah kekhawatiran publik mengenai potensi pembagian anggaran yang tumpang tindih, Brian Yuliarto memberikan kepastian penting. Proyek mercusuar pendirian URI dipastikan tidak akan memotong atau mengurangi porsi anggaran pendidikan yang selama ini telah dialokasikan untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Brian menegaskan bahwa anggaran kementeriannya akan tetap utuh tanpa ada pemangkasan demi mendanai program baru tersebut. Komitmen ini menjadi angin segar bagi kelangsungan program riset yang sering kali rentan terhadap penyesuaian anggaran.

Also Read

Sektor Ekonomi Digital Menyumbang Pajak Rp54,71 Triliun hingga Juni 2026

Keputusan untuk menjaga kestabilan anggaran ini merujuk langsung pada arahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam sebuah sarasehan yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Kepresidenan sebelumnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa program-program pendidikan tinggi di Indonesia tidak boleh mengalami penurunan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Brian menyatakan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh konsep pendidikan tinggi, terutama yang bertumpu pada kegiatan riset, tetap mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari negara.

Meskipun ada potensi penambahan anggaran seiring dengan munculnya program pembangunan kampus baru yang diinisiasi oleh Menteri Sekretaris Negara, Brian memilih untuk bersikap realistis. Ia enggan berspekulasi lebih jauh mengenai angka-angka tambahan sebelum ada keputusan resmi. Dirinya menegaskan akan menunggu hasil pembahasan yang lebih komprehensif dengan Kementerian Keuangan, dengan prioritas utama tetap diarahkan untuk menyokong sektor riset nasional yang menjadi motor inovasi bangsa.

Also Read

OJK Tegaskan Tanggung Jawab Kredivo dan KreditFazz Terkait Kasus Debt Collector di Purworejo

Di sisi lain, kehadiran Universitas Republik Indonesia (URI) sendiri membawa misi khusus dalam lanskap pendidikan nasional. Menurut Gubernur URI, Donny Ermawan Taufanto, lembaga baru ini dirancang khusus untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang kuat kepada calon pemimpin masa depan. Langkah ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan berkarakter. URI diharapkan mampu mengonsolidasikan serta mengintegrasikan berbagai institusi pendidikan unggulan yang sudah ada, mulai dari tingkat sekolah menengah atas, perguruan tinggi, hingga lembaga pelatihan bagi aparatur sipil negara dan pegawai BUMN.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca