Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Nasional

KPK Sita Rp3,5 Miliar dari Ahmad Ali Terkait Korupsi Batu Bara di Kukar

Bambang HandayaniDiterbitkan 10 Sep 2026 - 01.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Sita Rp3,5 Miliar dari Ahmad Ali Terkait Korupsi Batu Bara di Kukar
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar Rp3,5 miliar dari Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali. Tindakan penyitaan ini dilakukan oleh penyidik lembaga antirasuah guna mendalami aliran dana pengamanan jalan angkut atau hauling batu bara di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Kasus korupsi di sektor pertambangan ini diketahui turut menyeret nama mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Selain menelusuri keterlibatan pihak-pihak perorangan, KPK saat ini telah resmi menetapkan tiga korporasi sebagai tersangka dalam sengkarut perkara tersebut.

Peran Korporasi dan Pemulihan Aset

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap Ahmad Ali dan penyitaan uang senilai miliaran rupiah tersebut dikembangkan untuk membongkar peran dari ketiga korporasi yang telah menyandang status tersangka. Langkah penetapan tersangka korporasi beserta penyitaan aset, termasuk uang tunai dari Ahmad Ali, diarahkan untuk memaksimalkan pemulihan kerugian keuangan negara.

Baca Juga

Real Madrid vs Inter Milan dan Romantisme Jose Mourinho di Santiago Bernabeu

Real Madrid vs Inter Milan dan Romantisme Jose Mourinho di Santiago Bernabeu

Budi menuturkan bahwa perkara ini berkaitan erat dengan dugaan gratifikasi yang diterima oleh seorang penyelenggara negara. Penerimaan gratifikasi tersebut diduga dihitung berdasarkan tarif per metrik ton batu bara di wilayah Kabupaten Kukar. Dalam skema ini, korporasi-korporasi terkait diduga memiliki peran aktif dan terstruktur dalam penyaluran dana gratifikasi.

Modus Pungutan Liar Berkedok Pengamanan

Pelacakan aliran dana oleh tim penyidik kini difokuskan untuk mengurai modus dugaan pungutan liar yang disamarkan sebagai biaya jasa pengamanan pada fasilitas jalan angkut batu bara. Praktik ini menyasar jalur perlintasan logistik tambang yang vital di daerah tersebut.

Baca Juga

Klarifikasi AHY soal Pidato Sebut Kekuasaan Memiliki Batas Waktu di Hadapan Prabowo

Klarifikasi AHY soal Pidato Sebut Kekuasaan Memiliki Batas Waktu di Hadapan Prabowo

Untuk mendalami konstruksi perkara, penyidik KPK memeriksa secara rinci sistem pungutan yang diberlakukan atas penggunaan akses jalan hauling dari area tambang menuju dermaga. Jumlah pungutan yang ditarik tersebut kemudian dicocokkan dan diverifikasi langsung dengan volume muatan batu bara yang diangkut.

Keterangan terkait penanganan perkara gratifikasi dan penyitaan aset ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Rabu (9/9/2026).

Sumber: Tirto

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKRita WidyasariKutai Kartanegara

Berita Terbaru Lainnya

Real Madrid vs Inter Milan dan Romantisme Jose Mourinho di Santiago BernabeuKlarifikasi AHY soal Pidato Sebut Kekuasaan Memiliki Batas Waktu di Hadapan PrabowoPrabowo Akui Ikuti Jejak Politik SBY, Pensiun TNI, Dirikan Partai, hingga Jadi PresidenPrabowo Tanggapi Pidato AHY soal Batas Kekuasaan di Puncak HUT DemokratLahan Bekas Karhutla Langsung Ditanam Sawit, DPR Minta Aparat SelidikiMendag Sebut Produk Asing Kuasai Pasar RI Berkat Iklan, Modal BesarMRT Siapkan Revitalisasi Kota Tua, Konsep Bakal Beda dengan Blok MTembaga dan Kedaulatan Mineral Indonesia, Penguatan Rantai Nilai dari Tambang hingga Hilir

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap