Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Nasional

Pemerintah Siapkan Skema Bantuan Anggaran Terakhir untuk Pemda yang Kesulitan Bayar Gaji PNS

Rimba NainggolanDiterbitkan 28 Jul 2026 - 18.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Siapkan Skema Bantuan Anggaran Terakhir untuk Pemda yang Kesulitan Bayar Gaji PNS
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kementerian Dalam Negeri tengah merancang skema penambahan atau top-up anggaran yang ditujukan bagi pemerintah daerah. Kebijakan ini disiapkan khusus untuk membantu daerah yang mengalami kesulitan finansial dalam memenuhi kewajiban belanja pegawai, termasuk pembayaran gaji aparatur sipil negara atau pegawai negeri sipil. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi pemerintah daerah untuk menunda pembayaran hak para pegawai. Ia juga secara tegas melarang adanya opsi untuk merumahkan abdi negara hanya karena alasan keterbatasan dana di daerah. Penegasan ini disampaikan oleh Tito setelah dirinya mengadakan pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Kementerian Keuangan
, Jakarta, pada Senin, 27 Juli.

Meski skema bantuan telah disiapkan, pemerintah pusat tidak akan serta-merta mencairkan dana tersebut. Bantuan finansial ini diposisikan sebagai pilihan paling akhir setelah berbagai upaya perbaikan internal dilakukan oleh pemerintah daerah. Tito menjelaskan bahwa kementeriannya tidak ingin langsung memberikan suntikan dana tambahan tanpa melihat kondisi fiskal masing-masing wilayah secara rinci. Langkah kehati-hatian ini diambil agar pemerintah daerah tidak terbiasa bergantung pada bantuan pusat yang pada akhirnya membuat mereka enggan melakukan efisiensi. Setiap daerah diwajibkan untuk meninjau ulang dan memangkas pos-pos pengeluaran yang kurang mendesak sebelum mengajukan permohonan bantuan.

Baca Juga

Transisi Energi Terbarukan Dorong Kemandirian Ekonomi Ratusan Desa

Transisi Energi Terbarukan Dorong Kemandirian Ekonomi Ratusan Desa

Sebagai bukti nyata bahwa efisiensi dapat menyelesaikan masalah keterbatasan dana, Menteri Dalam Negeri merujuk pada hasil evaluasi yang dilakukan di Kota Tidore Kepulauan. Di wilayah tersebut, pemerintah daerah setempat berhasil menyederhanakan pos belanja operasional serta biaya perawatan dan pemeliharaan. Hasil dari penghematan ini terbukti mampu menutupi kekurangan anggaran yang sebelumnya dibutuhkan untuk belanja pegawai. Selain menekan pengeluaran, seluruh pemerintah daerah juga dituntut untuk bekerja keras meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Kota Pekanbaru menjadi contoh keberhasilan dalam aspek ini. Melalui langkah penyederhanaan birokrasi pada sistem pembayaran pajak dan retribusi, Kota Pekanbaru mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah dari angka Rp800 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp1,2 triliun untuk tahun 2025.

Bagi daerah yang memiliki kapasitas Pendapatan Asli Daerah yang rendah namun memiliki hak atas penerimaan lain, pemerintah pusat menyiapkan pendekatan berbeda. Tito meminta adanya percepatan penyaluran Dana Bagi Hasil bagi wilayah-wilayah dengan kondisi tersebut. Ia telah memohon kepada Menteri Keuangan agar Dana Bagi Hasil yang masih berada di kementerian tersebut dapat segera dibayarkan ke daerah yang berhak. Dengan cairnya dana tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat langsung menggunakannya untuk menutupi kewajiban belanja pegawai tanpa harus menunggu skema penambahan anggaran dari pusat.

Baca Juga

Kepala BGN Sudaryono Berhentikan 261 Pegawai Non-ASN dan Proses Puluhan ASN Bermasalah

Kepala BGN Sudaryono Berhentikan 261 Pegawai Non-ASN dan Proses Puluhan ASN Bermasalah

Apabila seluruh langkah mulai dari efisiensi belanja, peningkatan Pendapatan Asli Daerah, hingga pencairan Dana Bagi Hasil tetap tidak mencukupi, barulah skema top-up anggaran akan dieksekusi. Saat ini, proses rekonsiliasi data antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan sedang berlangsung intensif. Pencocokan data ini melibatkan dua Direktur Jenderal dari masing-masing kementerian untuk memastikan secara akurat daerah mana saja yang benar-benar membutuhkan intervensi keuangan. Pemerintah menargetkan proses validasi data ini dapat diselesaikan dalam kurun waktu sekitar satu minggu. Hingga proses tersebut rampung, Tito belum bersedia membeberkan jumlah pasti daerah yang berpotensi menerima bantuan maupun total besaran anggaran yang akan dialokasikan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Tito KarnavianKementerian KeuanganPemerintah Daerahanggaran daerahgaji PNSKementerian Dalam Negeri

Berita Terbaru Lainnya

Rupiah Melemah ke Posisi Rp18.060 di Tengah Transisi Kepemimpinan Bank IndonesiaIHSG Melemah di Tengah Mundurnya Gubernur BI dan Tekanan Sentimen GlobalKomisaris Kimia Farma Sumarjati Arjoso Tutup UsiaIHSG Dibuka Melemah ke Level 6.174 dan Rupiah Anjlok ke Rp 18.060 per Dolar ASProyeksi Pergerakan Rupiah di Bawah Kendali Pelaksana Tugas Gubernur Bank IndonesiaPenyelidikan Kematian Sutrimo di Halaman Klinik Mordent Kebayoran BaruPesan Profesionalitas Militer dalam Peringatan 30 Tahun KudatuliKPK Pastikan Tidak Ada Keistimewaan bagi Febrie Adriansyah di Rutan Merah Putih

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap