Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Pemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Madura

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 3 Agu 2026 - 20.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Madura
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pemerintah memastikan akan segera mengusut penyebab pasti kebakaran yang menimpa Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2. Kapal penumpang yang sedang berlayar dari Surabaya menuju Makassar tersebut dilaporkan terbakar di wilayah perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura. Langkah investigasi ini diambil untuk memberikan kejelasan kepada publik sekaligus mengevaluasi aspek keselamatan transportasi laut secara menyeluruh.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana penyelidikan yang akan ditempuh oleh pemerintah. Menko AHY menegaskan bahwa investigasi mendalam terkait insiden kebakaran ini akan segera diluncurkan. Berdasarkan keterangannya, proses penyelidikan teknis tersebut akan dilakukan secara langsung oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
KNKT
), yang tentunya membutuhkan waktu untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Dalam penyampaiannya, AHY juga menekankan bahwa keselamatan penumpang harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap operasional transportasi laut. Pemerintah berencana untuk terus memperkuat penerapan standar operasional prosedur (SOP) dan prosedur tetap di lapangan. Selain itu, upaya mitigasi cuaca dan pemeriksaan kelaikan kapal untuk memastikan tidak ada masalah teknis juga menjadi perhatian utama. Pemerintah turut mendorong semangat peremajaan armada kapal nasional guna meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pelayaran.

Baca Juga

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor Mewah

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor Mewah

Sementara proses investigasi dipersiapkan, pemerintah juga memprioritaskan penanganan para korban di lokasi kejadian. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama dengan tim Search and Rescue (SAR) serta kapal-kapal patroli terus bekerja di lapangan. Tim gabungan tersebut berfokus pada kelanjutan proses evakuasi di perairan serta melakukan verifikasi terhadap data penumpang kapal hasil evakuasi.

Langkah verifikasi data ini menjadi sangat penting dan mendapat perhatian khusus dari para petugas. Di tengah proses evakuasi yang masih terus berlangsung, muncul persoalan dugaan bahwa sejumlah penumpang yang berada di dalam kapal tidak tercantum di dalam manifes resmi. Hal ini tentu menyulitkan upaya identifikasi dan menambah keresahan bagi pihak keluarga yang sedang menanti kepastian nasib kerabat mereka.

Suasana penuh kecemasan terlihat jelas menyelimuti area ruang kedatangan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada hari Minggu, 2 Agustus 2026. Sejumlah keluarga dari penumpang KM Mutiara Sentosa 2 terus berdatangan ke pelabuhan untuk mencari informasi valid mengenai kondisi anggota keluarga mereka yang berada di atas kapal malang tersebut.

Baca Juga

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan Hilang

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan Hilang

Salah satu kerabat penumpang yang mendatangi pelabuhan adalah Devi, seorang warga asal Gresik. Devi mengaku sangat terkejut dan langsung bergegas menuju Pelabuhan Tanjung Perak setelah mengetahui kabar kebakaran kapal melalui sebuah siaran langsung di media sosial TikTok. Menurut penuturannya, sang suami yang bernama Deni Vristiawan, berusia 39 tahun, diketahui sedang berada di atas kapal tersebut. Deni melakukan perjalanan pelayaran itu bersama dengan lima orang rekan kerjanya saat insiden kebakaran terjadi.

Kecemasan serupa juga dialami oleh Susilo, seorang pemilik perusahaan ekspedisi yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Perak. Susilo datang untuk menunggu kabar dan kepastian nasib salah seorang pegawainya yang ikut berlayar. Pegawai tersebut ditugaskan untuk mengawal pengiriman komoditas hewan berupa kuda dan kambing menggunakan kapal tersebut. Susilo menjelaskan bahwa dari total pegawai yang mengawal pengiriman kuda dan kambing, empat orang telah dinyatakan selamat. Namun, masih ada satu orang pegawainya yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Agus Harimurti YudhoyonoKM Mutiara Sentosa 2Kebakaran KapalSumenepPelabuhan Tanjung PerakKNKT

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenRupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin PagiPrediksi Harga Emas Agustus 2026 dan Analisis Tren Permintaan Pasar

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap