Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi

Yolanda TobanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 20.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka pada posisi Rp17.985 per dolar AS pada perdagangan Senin (3/8) pagi. Posisi ini menunjukkan bahwa mata uang Garuda mengalami penguatan sebesar 37 poin jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Secara persentase, penguatan nilai tukar rupiah pada awal pekan ini tercatat mencapai 0,21 persen. Tren positif yang ditunjukkan oleh mata uang Indonesia ini sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga terpantau berada di zona hijau terhadap dolar AS pada waktu yang bersamaan.

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang menunjukkan dominasi penguatan terhadap dolar AS, meskipun dengan besaran yang bervariasi. Won Korea Selatan tercatat sebagai mata uang yang memimpin penguatan di regional tersebut dengan lonjakan mencapai 0,74 persen. Menyusul di belakangnya, yen Jepang juga menunjukkan performa yang solid dengan terapresiasi sebesar 0,63 persen terhadap dolar AS. Selain itu, peso Filipina turut mencatatkan tren positif dengan mengalami kenaikan sebesar 0,36 persen pada perdagangan pagi ini.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Lebih lanjut di kawasan Asia, dolar Singapura terpantau bergerak naik sebesar 0,16 persen terhadap mata uang Negeri Paman Sam. Penguatan dalam skala yang lebih kecil juga dialami oleh yuan China yang terapresiasi sebesar 0,03 persen, serta dolar Hong Kong yang menguat tipis sebesar 0,01 persen. Di tengah mayoritas mata uang Asia yang menguat, ringgit Malaysia justru bergerak ke arah yang berlawanan. Ringgit Malaysia menjadi salah satu mata uang di Asia yang mengalami pelemahan, dengan mencatatkan penurunan sebesar 0,01 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, pergerakan mata uang pada kelompok negara-negara maju cenderung menunjukkan tren yang lebih bervariasi pada awal perdagangan pekan ini. Sebagian mata uang berhasil mencatatkan penguatan, seperti euro Eropa yang menguat sebesar 0,05 persen terhadap dolar AS. Kenaikan yang lebih tinggi dicatatkan oleh dolar Australia, yang terpantau naik sebesar 0,20 persen.

Baca Juga

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Di sisi lain, beberapa mata uang negara maju lainnya harus rela berada di zona merah. Poundsterling Inggris tercatat mengalami pelemahan sebesar 0,05 persen terhadap dolar AS. Kondisi pelemahan yang sama juga dialami oleh mata uang dari kawasan Amerika Utara dan Eropa lainnya. Dolar Kanada dan franc Swiss terpantau kompak mengalami penurunan, di mana masing-masing mata uang tersebut turun sebesar 0,08 persen pada perdagangan pagi ini.

Merespons pergerakan nilai tukar tersebut, Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, memberikan pandangannya. Ia mengatakan bahwa rupiah masih memiliki peluang untuk terus melanjutkan penguatan terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini. Menurutnya, pendorong utama dari potensi penguatan tersebut adalah meredanya kekhawatiran terkait situasi geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini.

Lukman Leong lebih rinci menjelaskan bahwa harapan akan terciptanya perdamaian di Timur Tengah mulai muncul ke permukaan setelah adanya pernyataan dari Trump. Pada Minggu pagi, Trump mengatakan bahwa dirinya telah memutuskan untuk membatalkan rencana serangan terhadap Iran. Pernyataan pembatalan serangan tersebut dinilai mampu meredakan ketegangan dan memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan, yang pada gilirannya turut menopang pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Baca Juga

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan Pajaknya

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan Pajaknya

Meskipun terdapat sentimen positif dari eksternal, Lukman Leong memberikan catatan bahwa ruang penguatan rupiah pada perdagangan hari ini kemungkinan akan terbatas. Hal tersebut dikarenakan para pelaku pasar dan investor masih bersikap menanti rilis sejumlah data ekonomi penting dari dalam negeri. Data-data ekonomi domestik yang dijadwalkan akan dirilis pada siang ini mencakup data perdagangan dan tingkat inflasi nasional, yang akan menjadi bahan pertimbangan bagi investor dalam mengambil keputusan.

Mempertimbangkan berbagai sentimen yang ada, baik dari faktor eksternal maupun internal, Lukman Leong memproyeksikan pergerakan nilai tukar rupiah akan berada dalam rentang tertentu. Ia memperkirakan bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif di kisaran angka Rp17.950 hingga Rp18.100 per dolar AS pada pergerakan perdagangan hari ini.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Timur Tengahrupiahdolar askurs rupiahLukman LeongDoo Financial Futures

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranPemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan MaduraTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenPrediksi Harga Emas Agustus 2026 dan Analisis Tren Permintaan Pasar

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap