Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung posko pengungsian bagi warga terdampak gempa bumi bermagnitudo 7 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (26/8/2026).
Prabowo tiba di lokasi pengungsian sekitar pukul 15.10 Wita mengenakan kemeja safari dan topi biru. Kehadirannya di area tenda langsung disambut oleh para penyintas bencana, termasuk anak-anak yang berada di pengungsian.
Dalam kunjungannya ke posko, Prabowo memeriksa langsung ketersediaan dan kesiapan fasilitas pendukung dasar bagi para korban. Peninjauan tersebut mencakup sumber air bersih, sistem pengolahan air (water treatment), hingga operasional dapur umum guna memastikan kebutuhan harian para pengungsi tercukupi dengan baik.
Dukcapil Jemput Bola Pulihkan Dokumen 3.055 Warga Korban Gempa

Sejumlah menteri dan pejabat tinggi turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PU Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kapolri Jenderal Sigit Prabowo.
Sebelum mendatangi posko pengungsian di Nagekeo, Kepala Negara terlebih dahulu memimpin rapat koordinasi penanganan bencana bersama jajaran kementerian dan pimpinan lembaga terkait.
Sapa Korban Gempa NTT, Prabowo Tegaskan Bakal Lanjutkan MBG

Dalam rapat tersebut, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi pemerintah pusat atas gerak cepat seluruh jajaran di lapangan, mulai dari Panglima TNI, Kapolri, para kepala staf, pangdam, kapolda, Basarnas, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang terus bekerja keras menangani dampak gempa di wilayah NTT.






