Presiden Prabowo Subianto menggelar serangkaian pertemuan bersama jajaran menteri dan pimpinan militer untuk mempercepat respons penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia. Pertemuan yang digelar di Hambalang, Jawa Barat, ini menyoroti situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta tindak lanjut dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Berikut rangkuman tanya jawab mengenai agenda pemanggilan tersebut beserta langkah konkret yang diputuskan pemerintah.
Kapan dan di Mana Pertemuan Berlangsung?
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu (23/8).
Berdasarkan keterangan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui kanal resmi Sekretariat Kabinet, pertemuan koordinasi ini berlangsung maraton mulai dari sore hingga malam hari guna membahas berbagai isu strategis nasional.
Mayoritas Karhutla Sengaja Dipicu demi Buka Lahan Sawit, Polri Tetapkan 72 Tersangka

Siapa Saja Tokoh yang Dipanggil oleh Presiden Prabowo?
Pada sesi pertemuan pemungkas, Presiden Prabowo duduk bersama pimpinan tinggi sektor pertahanan dan keamanan nasional, yaitu:
- Panglima TNI
- Para Kepala Staf Angkatan (TNI AD, TNI AL, dan TNI AU)
- Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)
Sesi ini difokuskan langsung untuk menindaklanjuti instruksi Presiden terkait distribusi dukungan operasional di lapangan.
Apa Langkah Pemerintah Menangani Karhutla di Kalimantan?
Pemerintah mengerahkan sumber daya tambahan skala besar untuk memadamkan karhutla di Kalimantan, terutama pada area lahan gambut. Dukungan yang disiapkan meliputi:
Projo Gelar HUT ke-12 di Jakarta, Budi Arie Tegaskan Dukung Prabowo

- Armada Udara: Penambahan 17 pesawat water bombing guna mempercepat pemadaman titik api dari udara.
- Pasukan Darat: Pengiriman 1.500 personel tambahan beserta perlengkapan perorangan lengkap.
- Peralatan Khusus Gambut: Distribusi 200 unit pompa dan pipa untuk memadamkan titik api di bawah permukaan tanah (underground fires) pada lahan gambut.
Distribusi berbagai sarana dan prasarana tersebut dikoordinasikan percepatannya melalui penerbangan udara militer dan pemerintah.
Bagaimana Tindak Lanjut untuk Wilayah Gempa NTT?
Untuk wilayah Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa bumi, pembahasan berfokus pada dua agenda utama:
- Penanganan Warga Terdampak: Memastikan distribusi bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi para korban terpenuhi secepatnya melalui jalur transportasi udara.
- Proses Rekonstruksi: Menyiapkan tahap perbaikan dan pembangunan kembali fasilitas serta infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi.
Apa Tanggapan Presiden terhadap Kinerja TNI dan Polri di Lapangan?
Dalam rangkaian agenda koordinasi ini, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi secara langsung atas gerak cepat yang ditunjukkan oleh personel TNI dan Polri. Apresiasi tersebut diberikan atas kesiapan aparat dalam menangani berbagai persoalan mendesak di sektor kebencanaan dan stabilitas wilayah di seluruh Indonesia.






