Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp17.900 per Dolar AS di Tengah Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi

Marthen PalutunganDiterbitkan 6 Agu 2026 - 18.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rupiah Menguat ke Rp17.900 per Dolar AS di Tengah Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan kinerja yang positif pada awal perdagangan hari ini. Berdasarkan data perdagangan pada hari Kamis, 6 Agustus 2026 pagi, mata uang rupiah dibuka menguat atau terapresiasi sebesar 0,14 persen ke posisi Rp17.900 per dolar AS. Penguatan di awal sesi perdagangan hari Kamis ini memperpanjang tren positif dari hari sebelumnya. Pada perdagangan hari Rabu, 5 Agustus 2026, nilai tukar rupiah juga ditutup menguat sebesar 0,50 persen dan bertengger di level Rp17.925 per dolar AS. Pergerakan ini mencerminkan adanya sentimen positif yang menopang mata uang Garuda di pasar valuta asing.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Di sisi lain, pergerakan indeks dolar AS (DXY) terpantau mengalami pelemahan tipis. Pada hari Kamis (6/8/2026) pukul 09.00 WIB, indeks yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya tersebut melemah sebesar 0,01 persen ke level 99,669. Pelemahan ini terjadi setelah indeks dolar AS sempat bergerak mendekati level psikologis 100 pada perdagangan hari Selasa sebelumnya. Penurunan indeks dolar AS ini memberikan ruang bagi rupiah untuk terus menguat. Tekanan terhadap mata uang AS juga dipengaruhi oleh pergerakan di pasar obligasi pemerintah AS, di mana imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tercatat mengalami penurunan sekitar 1 hingga 2 basis poin.

Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tersebut tidak lepas dari meredanya tekanan inflasi secara global, yang dipicu oleh penurunan harga minyak mentah dunia. Selain itu, terdapat perkembangan positif dari kawasan Timur Tengah yang turut memengaruhi dinamika pasar global. Iran dan Oman dilaporkan telah mencapai kesepakatan mengenai koordinat jalur pelayaran di Selat Hormuz. Saat ini, kedua negara tersebut dikabarkan tengah mempersiapkan pengumuman bersama terkait kesepakatan jalur pelayaran tersebut. Redanya kekhawatiran di jalur perdagangan energi penting ini ikut memberikan dampak terhadap pergerakan harga minyak dan pasar keuangan global secara keseluruhan.

Baca Juga

IHSG Dibuka Menguat 0,5 Persen, Mayoritas Saham Masih Belum Bergerak

IHSG Dibuka Menguat 0,5 Persen, Mayoritas Saham Masih Belum Bergerak

Dari dalam negeri, faktor fundamental ekonomi Indonesia memberikan dorongan yang kuat bagi pergerakan nilai tukar rupiah. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal II-2026. Berdasarkan laporan dari BPS tersebut, perekonomian Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,29 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) pada kuartal II-2026. Angka pertumbuhan ekonomi ini tergolong menggembirakan karena berhasil melampaui proyeksi konsensus. Sebelumnya, konsensus yang dihimpun dari 15 lembaga dan institusi memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tahun 2026 hanya akan berada di angka 5,12 persen.

Meskipun realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026 sebesar 5,29 persen ini melambat jika dibandingkan dengan capaian pada kuartal I-2026 yang tumbuh sebesar 5,61 persen secara tahunan, kinerja ekonomi domestik tetap menunjukkan ketahanan yang solid. Hal ini terlihat jelas dari pertumbuhan ekonomi Indonesia secara kuartalan atau quarter-to-quarter (qtq). Pada kuartal II-2026, ekonomi dalam negeri mampu tumbuh sebesar 3,58 persen secara kuartalan. Kinerja positif ini sekaligus menandai pembalikan arah atau rebound yang signifikan dari kondisi pada kuartal sebelumnya, di mana ekonomi Indonesia sempat mengalami kontraksi sebesar 0,77 persen.

Baca Juga

IHSG Menguat ke Level 6.351 di Tengah Aksi Jual Asing, Simak Rekomendasi Saham ANTM hingga ARCI

IHSG Menguat ke Level 6.351 di Tengah Aksi Jual Asing, Simak Rekomendasi Saham ANTM hingga ARCI

Kombinasi antara rilis data ekonomi domestik yang cukup kuat dan pelemahan tipis dolar AS menjadi katalis utama bagi apresiasi rupiah saat ini. Meski demikian, para pelaku pasar diperkirakan akan tetap bersikap antisipatif dan mencermati perkembangan data ekonomi global selanjutnya. Perhatian pelaku pasar saat ini tertuju pada rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Pasar sedang menantikan laporan ketenagakerjaan AS untuk periode Juli yang dijadwalkan akan dirilis oleh otoritas terkait pada hari Jumat besok. Data ketenagakerjaan ini akan menjadi indikator penting yang sangat dinantikan karena berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter global ke depan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pasar keuanganpertumbuhan ekonomidolar asNilai Tukar RupiahBadan Pusat Statistik

Berita Terbaru Lainnya

UT Kukuhkan Enam Profesor Baru untuk Akselerasi Menuju World Class UniversityPemkot Ambon Bekali Pelaku UMKM Kesiapan Finansial Hadapi Risiko Penyakit KritisRealisasi Investasi Semester I-2026 Capai Rp1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja BaruPemulihan Produksi Tambang Bawah Tanah Grasberg Freeport Diproyeksikan Capai 65 Persen pada Semester II-2026Pemerintah Jamin Harga Pertalite Tidak Naik hingga Akhir 2026IHSG Dibuka Menguat 0,5 Persen, Mayoritas Saham Masih Belum BergerakIHSG Menguat ke Level 6.351 di Tengah Aksi Jual Asing, Simak Rekomendasi Saham ANTM hingga ARCIRusia Hadirkan Volna Kupol Garant untuk Lumpuhkan Sinyal Satelit Starlink dan Halau Drone Ukraina

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap