Kebakaran yang melanda area kontrakan dan bedeng di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Bali, kembali berkobar setelah sebelumnya sempat berhasil dipadamkan. Hingga pukul 22.00 WITA, kobaran api kian membesar dan petugas pemadam kebakaran masih berupaya mengendalikan situasi di lokasi kejadian.
Peristiwa kebakaran di lokasi tersebut bermula sejak Senin (31/9) sekitar pukul 22.30 WITA. Area yang mulanya difungsikan sebagai gudang penampungan barang rongsokan milik pemulung serta bangunan indekos di sekitarnya itu telah rata dengan tanah akibat amukan api pada malam pertama.
Api sejatinya sempat padam pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, sekitar pukul 16.00 WITA, titik api kembali muncul di antara tumpukan sampah yang tersisa. Kobaran tersebut kian meluas hingga kembali menyambar sisa bangunan bedeng yang masih berdiri sekitar pukul 19.00 WITA.
Perbedaan Sesar Cugenang dan Sesar Cimandiri, Karakteristik, Jalur, dan Risiko Gempa di Jawa Barat

Salah seorang warga setempat, Amar, menuturkan bahwa api sudah terlihat membesar sejak pukul 17.30 WITA. Api terpantau merambat dari arah tumpukan sampah menuju puing-puing bangunan di sisi barat.
Akibat kebakaran susulan ini, warga terdampak tidak sempat menyelamatkan barang berharga mereka selain pakaian yang dikenakan dan anggota keluarga. Rencananya, tenda darurat akan didirikan di sekitar lokasi untuk menampung warga yang membutuhkan tempat bermalam.
5 Kebiasaan Sepele di Dapur Ini Ternyata Bisa Memicu Kebakaran Rumah

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Leonardo David Simatupang, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Petugas gabungan dan armada pemadam terus berupaya melakukan penanganan agar api tidak merembet lebih jauh ke permukiman warga lainnya.






