Bagaimana langkah percepatan penanganan darurat bagi warga terdampak gempa berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT)? Penyaluran bantuan logistik dan pemulihan operasional kini dipercepat melalui integrasi kerja sama antara pemerintah daerah, badan penanggulangan bencana, dan sektor perbankan.
Gempa bumi yang mengguncang NTT pada Sabtu (15/8) berpusat di perairan utara Kabupaten Nagekeo. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan fisik pada sejumlah bangunan, mengganggu jaringan listrik serta telekomunikasi, dan memaksa warga di berbagai titik mengungsi.
Penyaluran Bantuan dan Titik Fokus Wilayah Terdampak
Menanggapi dampak gempa tersebut, Bank Mandiri bergabung dalam kemitraan Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT (KR-BNN) bersama Pemerintah, Danantara Indonesia, BP BUMN, BPBD, serta jajaran Pemerintah Provinsi Bali, NTB, dan NTT. Kolaborasi penanganan terpadu ini melibatkan koordinasi antara Gubernur Bali Wayan Koster, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam pemetaan kebutuhan, penyaluran bantuan, hingga monitoring langsung.
Penampakan Tol Baru Tertinggi RI di Jakarta, Anti Gempa 1.000 Tahun

Melalui program Mandiri Peduli NTT yang menjadi bagian dari Mandiri untuk Negeri dan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), puluhan relawan Mandirian diterjunkan langsung ke lapangan. Distribusi bantuan logistik menjangkau sejumlah daerah, meliputi Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Maumere di Kabupaten Sikka, Ruteng di Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ende, Bajawa di Kabupaten Ngada, Larantuka, serta Borong di Kabupaten Manggarai Timur.
Bantuan darurat yang disalurkan mencakup kebutuhan pangan pokok dan perlengkapan dasar, seperti:
- Beras, minyak goreng, telur, mi instan, roti, biskuit, susu, kopi, teh, gula, minuman energi, dan air mineral.
- Tenda penampungan, alas tidur, dan selimut.
- Popok bayi serta obat-obatan darurat.
Selain menyalurkan pasokan bagi warga di pengungsian, relawan turut membantu pengelolaan operasional posko darurat serta kebutuhan logistik petugas tanggap bencana.
72 Tersangka Kebakaran Hutan di Sumatera hingga Kalimantan dan Sebaran Kasusnya

Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Transaksi Digital
Di tengah upaya pemulihan, keberlangsungan akses keuangan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan tetap menjadi perhatian. Regional CEO Bank Mandiri Region XI/Bali dan Nusa Tenggara, Alexander Jonathan Patty, menegaskan bahwa inisiatif kemanusiaan ini berjalan beriringan dengan pemeliharaan akses transaksi perbankan.
Bank Mandiri memastikan infrastruktur layanan digital maupun fisik di kawasan terdampak tetap dapat digunakan. Jaringan mesin ATM dan EDC tetap disiagakan, sementara platform Livin' by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin' Merchant dipastikan beroperasi normal guna menunjang kelancaran perputaran ekonomi dan transaksi darurat masyarakat.






