Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Politik

Singapura Terancam "Kiamat", Bocah-Bocah Kini Mau Diberi Rp 835 Juta

Bambang HandayaniDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.33 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Singapura Terancam "Kiamat", Bocah-Bocah Kini Mau Diberi Rp 835 Juta
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah Singapura menyiapkan paket bantuan lebih dari SG$60.000 atau sekitar Rp835,7 juta (kurs Rp13.929/SG$) untuk setiap anak warga negaranya mulai dari lahir hingga menginjak usia 17 tahun. Kebijakan ini digulirkan guna menghadapi ancaman krisis demografi akibat penurunan angka kelahiran yang kian tajam.

Perdana Menteri Lawrence Wong menyatakan bahwa langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk melakukan perubahan mendasar dalam mendukung keluarga, bukan sekadar penyesuaian kecil terhadap skema yang sudah ada. Selain bantuan dana jangka panjang, rangkaian stimulus baru ini mencakup penurunan biaya penitipan anak, perpanjangan masa cuti orang tua, serta kemudahan akses mendapatkan perumahan publik.

Krisis Kesuburan dan Tekanan Demografi

Langkah drastis tersebut diambil menyusul anjloknya tingkat kesuburan total (total fertility rate/TFR) Singapura menjadi 0,87 pada 2025. Angka tersebut turun dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di posisi 0,97, serta terpaut jauh dari tingkat 2,1 yang diperlukan untuk mempertahankan kestabilan populasi tanpa mengandalkan arus migrasi.

Baca Juga

Siaga Perang Baru NATO vs Rusia, Tangan Kanan Putin Kasih Kode

Siaga Perang Baru NATO vs Rusia, Tangan Kanan Putin Kasih Kode

Penurunan tajam populasi ini juga menjadi tantangan besar di kawasan Asia Timur. Korea Selatan masih mencatat angka kesuburan di kisaran 0,8 kendati telah memperluas berbagai fasilitas dukungan pengasuhan anak. Sementara itu, Jepang mencatat rekor TFR terendah sepanjang sejarah di angka 1,14 pada 2025 setelah mengalami tren penurunan selama sepuluh tahun berturut-turut.

Efektivitas Bantuan dan Tantangan bagi Dunia Usaha

Asisten Profesor Ekonomi Nanyang Technological University, Chua Yeow Hwee, menilai skema bantuan berkelanjutan ini lebih efektif dibandingkan pemberian bonus tunai satu kali. Menurutnya, skema multi-tahun mengakui realitas bahwa beban finansial serta alokasi waktu untuk membesarkan anak berlangsung sepanjang masa pertumbuhan mereka.

Baca Juga

Trump Disebut Pertimbangkan Serang Bom Nuklir ke Iran

Trump Disebut Pertimbangkan Serang Bom Nuklir ke Iran

Kendati demikian, Chua memberi catatan kritis terkait kebijakan perpanjangan cuti orang tua yang berpotensi menambah beban operasional sektor usaha. Pasalnya, absennya pekerja yang mengambil cuti menuntut perusahaan mencari pengganti, memicu pertanyaan mengenai siapa pihak yang menanggung biaya tambahan operasional tersebut.

Di sisi lain, peneliti senior di Institute of Policy Studies, Kalapana Vignehsa, mengingatkan bahwa dampak dari kebijakan ini tidak akan terlihat dalam waktu singkat. Mengubah lintasan demografi diibaratkan seperti menggeser arah pergerakan gunung es yang bergerak lambat, sehingga dibutuhkan waktu hingga beberapa dekade untuk melihat perubahan tren secara nyata.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

singapura

Berita Terbaru Lainnya

Siaga Perang Baru NATO vs Rusia, Tangan Kanan Putin Kasih KodeTrump Disebut Pertimbangkan Serang Bom Nuklir ke IranPerkuat Daya Saing Industri Hijau melalui PLTS Atap 2,2 MWpRamalan Shio Tikus dan Kerbau Selasa, 1 September 2026 Navigasi Energi di Awal BulanStudi Ukuran Lingkar Pinggang Lebih Akurat Deteksi Risiko Kesehatan Dibanding BMIChery Q Hadir di Jawa Timur Lewat GIIAS Surabaya, Harga Mulai Rp262,4 JutaADKASI Kawal Penguatan Fiskal Daerah dan Kewenangan DPRD KabupatenBank bjb Dorong Gen Z Kembali ke Desa, Kelola Potensi Lokal untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap