JAKARTA — Ketidakpastian pasar pada tahun 2026 membawa tantangan tersendiri bagi sektor bisnis, termasuk industri perhotelan, yang harus berhadapan dengan era suku bunga tinggi. Kondisi ini menuntut para pelaku usaha untuk merumuskan ulang strategi bisnis mereka agar dapat bertahan dan tetap mencatatkan produktivitas. Menghadapi dinamika ekonomi yang penuh tantangan tersebut, penyesuaian prioritas operasional dan pengelolaan modal menjadi faktor yang sangat krusial. Para pengusaha hotel dituntut untuk lebih cermat dalam menentukan langkah ekspansi, serta memastikan bahwa setiap keputusan bisnis yang diambil mampu mendukung stabilitas perusahaan di tengah iklim pasar yang tidak menentu.
Merespons ketidakpastian bisnis pada tahun 2026, PT Pollux Hotels Group Tbk (








