Sebanyak 150 teknisi diterjunkan oleh PT Telkom Akses untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa berkekuatan 7,7 magnitudo. Langkah terkoordinasi dari operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tersebut membuahkan hasil, dengan konektivitas dan layanan digital berhasil dipulihkan secara penuh dalam kurun waktu tiga hari pascagempa.
Proses pemulihan jaringan di lapangan menghadapi tantangan medan yang cukup berat. Di daerah Ende, tim teknisi harus bekerja di kawasan rawan longsor yang lokasinya berdekatan dengan jurang. Kondisi geografis yang menantang ini menuntut tingkat kewaspadaan ekstra selama proses penarikan maupun penyambungan kabel berlangsung.
Gempa NTT, Telkom Akses Gercep Kerahkan Teknisi dan Siaga 24 Jam

Untuk menjaga keselamatan regu penanganan di bawah arahan Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya, seluruh teknisi mengedepankan prinsip Health, Safety, and Environment (HSE). Sebelum menangani kerusakan, tim terlebih dahulu memeriksa kondisi lingkungan setempat, mengidentifikasi risiko bahaya, serta menentukan metode penanganan yang paling aman.
Kesaksian Warga soal Kebakaran Restoran di Seminyak, Ada Ledakan, Turis Panik

Setelah pemulihan infrastruktur dan akses layanan telekomunikasi rampung, tim teknisi Telkom Akses tetap bersiaga. Pemantauan intensif terus dijalankan di wilayah operasional Flores untuk memastikan jaringan komunikasi masyarakat dan pemulihan daerah pascabencana tetap stabil.






