Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Temuan Hampir Seribu Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Ungkap Identitas Pemilik

Marthen PalutunganDiterbitkan 8 Agu 2026 - 09.21 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Temuan Hampir Seribu Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Ungkap Identitas Pemilik
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Temuan hampir seribu unit senjata di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sempat menggemparkan publik. Senjata-senjata tersebut disimpan di salah satu ruangan yang dulunya digunakan oleh mantan ketua yayasan sekolah. Kini, tabir kepemilikan ratusan pucuk senjata tersebut mulai terungkap setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Total senjata yang ditemukan di lokasi tersebut berjumlah 995 pucuk. Seluruh senjata ini merupakan jenis senapan angin dan airsoft gun

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
hasil impor dari luar negeri dengan kaliber 4,5 milimeter. Secara terperinci, aparat kepolisian mendata temuan tersebut terdiri atas 4 pucuk senapan angin, 215 pucuk pistol angin, dan 776 pucuk revolver angin. Selain ratusan replika senjata tersebut, petugas juga menemukan satu pucuk
senjata api
asli jenis Franchi SPAS-15 dengan kaliber 12 gauge. Senjata api ini ditemukan dalam kondisi tidak memiliki magasin maupun amunisi aktif.

Keberadaan ratusan senjata di lingkungan sekolah ini tentu memicu tanda tanya besar dari masyarakat. Pihak kepolisian kemudian mengungkap bahwa penyimpanan senjata-senjata tersebut di dalam gudang sekolah berkaitan erat dengan rencana penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler. Sekolah swasta tersebut awalnya berencana mengadakan program ekstrakurikuler menembak target bagi para siswanya, sehingga membutuhkan peralatan penunjang dalam jumlah banyak. Namun, penyimpanan senjata dalam jumlah besar di area institusi pendidikan tetap menjadi fokus perhatian aparat keamanan.

Baca Juga

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, 175 Personel Gabungan Disiagakan dan 10 Saksi Diperiksa

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, 175 Personel Gabungan Disiagakan dan 10 Saksi Diperiksa

Kepemilikan 995 pucuk airsoft gun tersebut akhirnya diklarifikasi oleh PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin). Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, menegaskan bahwa seluruh senjata angin itu adalah milik perusahaannya dan memiliki izin operasional yang sah. Alhadid, yang juga bertindak sebagai kuasa hukum dari mantan ketua yayasan sekolah berinisial IWD, telah mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk memberikan klarifikasi secara langsung kepada pihak berwajib. Dalam pemeriksaan tersebut, ia menunjukkan dokumen izin kepemilikan resmi dengan nomor surat SI/5483-XII/2008 kepada penyidik sebagai bukti keabsahan barang-barang tersebut.

Sementara itu, untuk satu pucuk senjata api jenis Franchi SPAS-15 yang turut disita, Alhadid memastikan bahwa senjata tersebut bukan milik PT Lokta Karya. Kepolisian kemudian mengidentifikasi pemilik senjata api tersebut adalah seorang pria berinisial DS, yang pernah menjabat sebagai direktur di PT Lokta Karya Perbakin. Berdasarkan hasil penelusuran data kepolisian, DS diketahui telah meninggal dunia pada tahun 2020. Meskipun pemiliknya sudah tiada, dokumen perizinan untuk senjata api berkaliber 12 gauge tersebut dinyatakan lengkap dan legal saat diperiksa oleh petugas.

Baca Juga

Imbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Jalan Abdul Muis Ditutup Sementara

Imbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Jalan Abdul Muis Ditutup Sementara

Sebagai langkah tindak lanjut, Polres Metro Jakarta Selatan mengagendakan pemeriksaan terhadap IWD atau IW selaku mantan ketua yayasan sekolah yang ruangannya digunakan sebagai tempat penyimpanan. Pemeriksaan ini krusial untuk mengetahui secara pasti alasan mengapa ratusan senjata tersebut ditaruh di dalam ruangannya serta memastikan apakah ada kelalaian dalam prosedur penyimpanan. Polisi berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan ini guna memastikan tidak ada aturan hukum yang dilanggar terkait penguasaan senjata di area sekolah, sekaligus memberikan rasa aman bagi para siswa dan wali murid di lembaga pendidikan tersebut.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

jakarta selatanPolres Metro Jakarta SelatanPondok PinangSenjata ApiAirsoft GunPerbakin

Berita Terbaru Lainnya

Aliansi Pertahanan Baru Terbentuk, Kekuatan Nuklir Asia Gabung Arab Saudi dan TurkiKebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, 175 Personel Gabungan Disiagakan dan 10 Saksi DiperiksaImbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Jalan Abdul Muis Ditutup SementaraKebakaran Gedung Bapenda DKI Hanguskan Lantai 11-16, Satu Pekerja DievakuasiHasil Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026, Imbang 1-1, Garuda Gagal ke SemifinalAksi Paper Mob Ratusan Siswa Sekolah Rakyat Sulsel Sambut Kunjungan Mensos Gus IpulHasil DA8 Top 37 Grup 6, Niswah Pemalang Tersenggol, Daftar Top 31 LengkapPelarian 8 Pelaku Penganiayaan dan Pemaksaan Pria di Tangerang Berakhir di Pemalang

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap