Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Business

Tuduhan Transshipment AS Bayangi Kinerja Dagang Indonesia

Togar SiregarDiterbitkan 25 Agu 2026 - 06.41 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tuduhan Transshipment AS Bayangi Kinerja Dagang Indonesia
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Pemerintah Amerika Serikat melalui Office of Trade and Manufacturing Policy merilis laporan berjudul The Great Transshipment Scam yang menuding Indonesia menjadi salah satu jalur pengalihan pengiriman (transshipment) produk asal Cina menuju pasar AS untuk menghindari tarif. Dalam laporan tersebut, Indonesia bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam diklasifikasikan ke dalam kategori Tier 2. Koridor Bekasi鈥揃atam turut disorot terkait aktivitas pengiriman barang yang terhubung dengan Cina, khususnya produk kotak dan wadah plastik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah tuduhan tersebut dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026. Airlangga menegaskan bahwa isi laporan AS tersebut tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Ia juga memperkirakan persoalan ini tidak akan mengganggu implementasi Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang telah ditandatangani kedua negara, sembari menunggu proses lanjutan terkait Section 301, potensi amandemen penyempurnaan, hingga proses ratifikasi masing-masing pihak.

Dampak terhadap Ketidakpastian Tarif Ekspor

Meski pemerintah menepis tudingan tersebut, kalangan ekonom mengingatkan agar Indonesia tidak meremehkan dokumen resmi pemerintah AS. Ekonom CORE Indonesia, Faisal, menilai analisis dan kalkulasi yang termuat dalam laporan tersebut disusun secara sangat terperinci dan menyeluruh.

Baca Juga

Pemerintah Klaim Penanganan Karhutla di 4 Provinsi Sumatra Mulai Terkendali

Pemerintah Klaim Penanganan Karhutla di 4 Provinsi Sumatra Mulai Terkendali

Faisal memperingatkan adanya potensi ketidakpastian tarif yang bisa dibebankan oleh otoritas AS kepada komoditas asal Indonesia, terutama bila barang tersebut terbukti terkait dengan rantai investasi Cina. Menurutnya, AS memiliki celah untuk memberlakukan kebijakan baru di luar perjanjian ART yang sudah diteken. Skenario tersebut dinilai berisiko mengganggu stabilitas hubungan dagang Indonesia, bukan hanya dengan AS, melainkan juga dengan Cina dan mitra dagang internasional lainnya.

Kebutuhan Sistem Ketertelusuran Barang dari Hulu

Dari perspektif logistik maritim, pengamat maritim Marcellus Hakeng menekankan pentingnya menyikapi tudingan AS secara cermat guna mencegah posisi strategis Indonesia dimanfaatkan untuk praktik shadow transshipment atau manipulasi asal-usul barang secara tidak transparan.

Baca Juga

Krakatau Steel Dorong Implementasi FTA Perkuat Industri dan Daya Saing Nasional

Krakatau Steel Dorong Implementasi FTA Perkuat Industri dan Daya Saing Nasional

Jika eskalasi investigasi AS meningkat, eksportir Indonesia rentan menghadapi pengetatan aturan ketentuan asal barang (rules of origin), pemeriksaan bea cukai yang lebih ketat, audit kepatuhan, hingga pengenaan tarif penangkal (countervailing duties).

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Marcellus mendorong pemerintah segera membangun sistem ketertelusuran barang yang terintegrasi dari hulu hingga ke pelabuhan. Verifikasi asal-usul komoditas ekspor menuju AS dinilai mendesak untuk dibuktikan melalui rekam jejak bahan baku, proses produksi, kelengkapan dokumen kepabeanan, serta manifes pengiriman, di samping memperkuat kerja sama pertukaran data resmi dengan otoritas AS.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Perdagangan InternasionalTarif Imporekspor indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Klaim Penanganan Karhutla di 4 Provinsi Sumatra Mulai TerkendaliKrakatau Steel Dorong Implementasi FTA Perkuat Industri dan Daya Saing NasionalPrabowo Dorong Inovasi Baru Tangani Kebakaran Hutan, Singgung 'Ubi BombingMemahami Pemulihan Infrastruktur Pasca-Gempa, BNPB Sebut Listrik Sudah Pulih 100 Persen di NTTPPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US$350.000, Kenali Modus dan Mitigasi Penipuan Email BisnisPT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini PenjelasannyaPerdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka SuaraAntisipasi Dampak Asap Karhutla, Polsek Kongbeng Bagikan Masker ke Warga

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap