Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Wall Street Ditutup Melemah Menjelang Rilis Data Pekerjaan AS

Bambang HandayaniDiterbitkan 7 Agu 2026 - 17.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Wall Street Ditutup Melemah Menjelang Rilis Data Pekerjaan AS
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pasar saham Amerika Serikat, Wall Street, ditutup di zona merah pada perdagangan hari Kamis (6/8). Penurunan ini dipimpin oleh indeks Dow Jones Industrial Average yang merosot sebesar 0,9 persen. Sementara itu, indeks Nasdaq 100 mengalami pelemahan sebesar 0,4 persen, dan indeks S&P 500 terkoreksi tipis 0,2 persen pada pukul 4 sore waktu New York. Bagi S&P 500, hasil ini menandai penurunan selama dua hari berturut-turut di tengah sikap hati-hati para pelaku pasar.

Pelemahan bursa saham kali ini turut dipicu oleh kinerja sejumlah emiten teknologi. Saham perusahaan memori Sandisk Corp. dan Western Digital Corp. mengalami tekanan jual yang signifikan setelah proyeksi bisnis yang mereka rilis mengecewakan ekspektasi para investor. Di samping kinerja korporasi, pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh lonjakan harga komoditas. Harga minyak mentah Brent naik hingga menyentuh level USD 83 per barel pada jam-jam terakhir perdagangan, didorong oleh ketegangan geopolitik yang kembali memanas di kawasan Timur Tengah.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Ketidakpastian mengenai kesepakatan pengelolaan Selat Hormuz menjadi salah satu pemicu utama kenaikan harga minyak. Berdasarkan laporan media lokal terkait usulan kesepakatan antara Iran dan Oman, pihak Iran berupaya melarang kapal-kapal dari Amerika Serikat dan Israel untuk melewati Selat Hormuz. Selain itu, Teheran menuntut kompensasi dari negara-negara yang dianggap bermusuhan sebelum mereka diizinkan melintasi jalur pelayaran vital tersebut. Situasi semakin tegang setelah kantor berita Fars melaporkan bahwa pasukan angkatan laut Iran telah menyerang target musuh di pintu masuk Selat Hormuz.

Baca Juga

Pengumuman Hasil Seleksi Magang Nasional 2026, Ketentuan Uang Saku, dan Skema Kerja

Pengumuman Hasil Seleksi Magang Nasional 2026, Ketentuan Uang Saku, dan Skema Kerja

Di sisi domestik AS, beberapa indikator ekonomi terbaru menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang masih cukup solid. Pengajuan tunjangan pengangguran mingguan di AS dilaporkan bertahan di bawah angka 200.000 selama tiga minggu berturut-turut. Selain itu, laporan terpisah menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja AS pada kuartal II 2026 mengalami peningkatan yang lebih cepat daripada ekspektasi pasar sebelumnya.

Kondisi pasar tenaga kerja yang tangguh ini membuat para investor menaruh perhatian penuh pada rilis laporan pekerjaan resmi bulanan yang dijadwalkan pada hari Jumat. Para ekonom memproyeksikan adanya penambahan sebanyak 80.000 lapangan kerja baru dalam daftar gaji, setelah pada bulan Juni lalu hanya mencatatkan kenaikan sebesar 57.000 yang dinilai lebih rendah dari perkiraan. Clark Bellin, analis dari Bellwether Wealth, menilai laporan ini sangat krusial bagi kelanjutan tren penguatan bursa saham. Menurutnya, pasar membutuhkan angka yang moderat鈥攖idak terlalu panas dan tidak terlalu dingin鈥攁gar indeks saham dapat terus bergerak naik.

Baca Juga

Pengumuman Hasil Seleksi Magang Nasional Kemnaker Batch 1 2026

Pengumuman Hasil Seleksi Magang Nasional Kemnaker Batch 1 2026

Bellin juga menambahkan bahwa pasar tenaga kerja AS sejauh ini terbukti mampu bertahan dengan baik di tengah era suku bunga tinggi dan peningkatan produktivitas yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI). Banyak perusahaan terpantau tetap mempertahankan tenaga kerja mereka meskipun investasi pada teknologi AI terus berjalan. Di sisi lain, ketahanan sektor ketenagakerjaan ini turut memicu spekulasi mengenai arah kebijakan moneter. Vail Hartman dari BMO Capital Markets berpendapat bahwa kondisi pasar tenaga kerja yang kokoh memperkuat asumsi bahwa inflasi akan memengaruhi keputusan suku bunga bank sentral pada pertemuan bulan September mendatang.

Kekhawatiran akan kebijakan moneter yang ketat juga disuarakan oleh Ulrike Hoffmann-Burchardi, Kepala Kantor Investasi di UBS. Ia mengingatkan bahwa risiko jangka pendek bagi pasar saham masih tetap terbuka lebar. Menurutnya, risiko ini dapat terealisasi apabila data ekonomi AS terus menunjukkan hasil yang kuat, harga minyak memicu kekhawatiran inflasi baru, atau jika pelaku pasar mulai mengantisipasi kebijakan suku bunga Federal Reserve yang lebih agresif atau hawkish.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Federal ReservesahamWall StreetTenaga KerjaEkonomi AS

Berita Terbaru Lainnya

Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan China dan Rusia untuk Proyek Trans Kalimantan RailwayPengumuman Hasil Seleksi Magang Nasional 2026, Ketentuan Uang Saku, dan Skema KerjaPengumuman Hasil Seleksi Magang Nasional Kemnaker Batch 1 2026Duel Ichigo Kurosaki Lawan Yhwach Memasuki Babak Baru di Bleach TYBW Cour 4 Episode 3Kondisi Burnout Bukan Alasan bagi Tenaga Medis untuk Melanggar Etik dan Merundung PasienJadwal Tayang A Bona Fide Killer Episode 3 dan 4 di Viki serta Kelanjutan Konflik Yoo Bo NaPersebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026 dan Bayang-Bayang Mitos LigaEkspor Nikel Indonesia Terancam Turun hingga 5 Juta Ton Akibat Pemangkasan Kuota RKAB

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap