Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Zulhas Kebut Solusi Hulu-Hilir Atasi Krisis Sampah Bekasi

Togar SiregarDiterbitkan 27 Agu 2026 - 09.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Zulhas Kebut Solusi Hulu-Hilir Atasi Krisis Sampah Bekasi
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pemerintah mempercepat penanganan persoalan limbah di Kota Bekasi melalui integrasi pengelolaan dari hulu ke hilir. Langkah ini diambil menyusul tingginya timbulan sampah di wilayah tersebut yang menembus sekitar 1.800 ton per hari hingga berstatus darurat sampah, ditambah sorotan internasional terhadap cemaran gas metana dari area tempat pembuangan akhir di sekitar Bantargebang.

Sebagai langkah awal dari sisi hulu, pemerintah menggelar Apel Gebrak Pilah Sampah di Bekasi dengan melibatkan lebih dari 2.000 peserta. Gerakan penyadartahuan masyarakat ini menyusul agenda serupa yang telah dilaksanakan di kawasan Bandung Raya sebulan sebelumnya dengan partisipasi 4.000 orang. Edukasi pemilahan sejak dari sumber menjadi kunci sebelum residu masuk ke tahap pengolahan akhir.

Pembangunan Fasilitas PSEL dan Target Penurunan Emisi

Pada sektor hilir, penanganan ditopang oleh pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Infrastruktur pengolahan modern di Bekasi ini dirancang sanggup mengolah 1.500 ton sampah per hari atau mencakup sekitar 70 persen dari total timbulan harian kota.

Baca Juga

18.504 Personel Disiagakan Kawal Aksi di Sejumlah Titik Jakpus Hari Ini

18.504 Personel Disiagakan Kawal Aksi di Sejumlah Titik Jakpus Hari Ini

Keberadaan PSEL Bekasi diproyeksikan mampu menekan emisi gas rumah kaca dari TPA hingga 80 persen sekaligus membuka sekitar 1.000 lapangan kerja baru. Proyek ini menambah daftar fasilitas pengolahan energi serupa yang sebelumnya telah melalui tahap peletakan batu pertama di Bali dan Legoknangka, Jawa Barat pada Juli 2026. Pemerintah sendiri merencanakan pembangunan 13 titik PSEL baru di berbagai daerah, termasuk di Kota Palembang yang ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

Selain PSEL, penanganan timbunan sampah lama juga memanfaatkan inovasi teknologi pirolisis. Penerapan metode ini mendapat dukungan TNI AD melalui proyek percontohan di lima lokasi. Secara nasional, teknologi pirolisis memiliki potensi mereduksi 20 persen timbulan limbah dengan mengonversinya menjadi bahan bakar minyak terbarukan setara solar.

Perlindungan bagi Pekerja Sektor Informal

Pemerintah memastikan transformasi tata kelola sampah ini tetap memperhatikan keberlangsungan mata pencaharian pemulung. Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemulung tetap diizinkan memilah sampah bernilai ekonomi, mengingat tidak seluruh jenis sampah diproses melalui sistem PSEL. Tenaga kerja informal ini juga memiliki peluang untuk dilibatkan langsung dalam rantai operasional pemilahan PSEL yang membutuhkan banyak tenaga kerja.

Baca Juga

Pemprov DKI Belum Putuskan Nasib Jalur Sepeda, Gencarkan Penertiban Motor

Pemprov DKI Belum Putuskan Nasib Jalur Sepeda, Gencarkan Penertiban Motor

Jaminan keterlibatan tersebut disambut positif oleh Ketua Asosiasi Pemulung Indonesia, Pris Polly. Penjelasan langsung dari pemerintah dinilai berhasil meredakan kekhawatiran para anggota asosiasi terkait masa depan mata pencaharian mereka di tengah modernisasi fasilitas pengolahan.

Langkah terpadu dari pemilahan hulu hingga pemanfaatan teknologi energi di hilir ini merupakan bagian dari arahan Presiden guna mewujudkan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Zulkifli Hasanpengelolaan sampah

Berita Terbaru Lainnya

18.504 Personel Disiagakan Kawal Aksi di Sejumlah Titik Jakpus Hari IniPemprov DKI Belum Putuskan Nasib Jalur Sepeda, Gencarkan Penertiban MotorBaznas Salurkan 1.000 Beasiswa untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT5 Momen Prabowo Datangi Lokasi Gempa NTTRespons Gempa NTT Diperkuat, Bantuan Jangkau 3 Desa TerdampakGerindra soal 'Menteri Tak Sanggup Silakan Minggir', Penegasan LoyalitasBujuk Rayu Istri Ipar di Balik Aksi Kurir 43 Kg SabuKebakaran Hutan di Aljazair Tewaskan 12 Orang

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap