Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Kupang mencatat sebanyak 12.138 kejadian gempa susulan mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa utama berkekuatan magnitudo 7,7.
Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama mengonfirmasi data akumulasi tersebut dihimpun hingga Jumat, 4 September 2026 pukul 12.00 Wita. Berdasarkan grafik peluruhan seismik, BMKG memantau adanya pola penurunan aktivitas kegempaan, meski rangkaian gempa susulan diperkirakan masih akan berlangsung dalam tiga hingga empat pekan ke depan.
Dari total 12.138 gempa yang terdeteksi, getaran terbesar mencapai magnitudo 6,2 dan terkecil tercatat magnitudo 0,9. Sebanyak 36 gempa memiliki kekuatan di atas magnitudo 5,0, sementara 173 gempa dilaporkan dirasakan langsung oleh warga sekitar.
Cagar Merapi Ungup-ungup Kebakaran, Wisata Kawah Ijen Ditutup Total

Secara tektonik, BMKG menjelaskan bahwa episenter gempa utama beserta mayoritas gempa susulan berada di sepanjang zona Flores Backarc Thrust atau Sesar Naik Belakang Busur Flores. Pada Kamis (3/9) pagi, dua gempa bumi dangkal juga sempat terekam mengguncang Flores dalam interval waktu sekitar 21 menit.
Lonjakan aktivitas seismik di wilayah tersebut terpantau sangat padat sepanjang Agustus 2026. Dalam periode sebulan penuh itu, Stasiun Geofisika Kupang mencatat 11.600 gempa bumi, dengan 11.006 kejadian berpusat di Pulau Flores. Frekuensi harian tertinggi terjadi pada 20 Agustus 2026 yang mencapai 897 kali gempa dalam satu hari. Mayoritas lindu pada Agustus merupakan gempa berkekuatan di bawah magnitudo 4,0 (11.091 kejadian), berkedalaman dangkal kurang dari 60 kilometer (11.461 kejadian), serta didominasi kejadian di laut sebanyak 8.908 kali dan di darat 2.692 kali.
14 Orang Dievakuasi Imbas Kebakaran Apartemen Tanah Abang Jakpus

Untuk meringankan dampak bagi warga terdampak di Flores, bantuan kemanusiaan terus disalurkan, termasuk dukungan kebutuhan dasar senilai Rp120 juta dari PT Perdana Gapuraprima Tbk melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).






