Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

3 Orang Utan Dievakuasi dari Kebun Warga Akibat Karhutla di Ketapang, Dilepasliarkan ke TN Gunung Palung

Rimba NainggolanDiterbitkan 25 Agu 2026 - 00.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
3 Orang Utan Dievakuasi dari Kebun Warga Akibat Karhutla di Ketapang, Dilepasliarkan ke TN Gunung Palung
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Kebakaran hutan dan lahan memicu satwa liar terdesak keluar dari habitat aslinya di Kalimantan Barat. Sebanyak tiga individu orang utan yang terdiri dari satu induk dan dua anak berhasil dievakuasi dari kawasan perkebunan warga di Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. Penyelamatan dilakukan setelah habitat satwa dilindungi tersebut terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Operasi penyelamatan satwa ini melibatkan tim gabungan yang terdiri atas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang, Balai Taman Nasional Gunung Palung (TANAGUPA), Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), serta didukung oleh masyarakat setempat.

Kronologi dan Penyebab Orang Utan Terjebak

Ketiga orang utan yang terdiri dari induk bernama Mama Yuni serta dua anaknya, Yuni dan Pura, sebelumnya telah terpantau beraktivitas di kawasan perkebunan warga sejak awal tahun 2026. Situasi lingkungan di sekitar lokasi tersebut kian memburuk saat kebakaran hutan dan lahan melanda wilayah setempat pada Juli dan Agustus 2026.

Peristiwa karhutla pada periode Juli hingga Agustus tersebut menghanguskan fragmen hutan yang tersisa di kawasan itu. Akibat kebakaran ini, koridor atau jalur pergerakan alami orang utan terputus, membuat ketiganya terisolasi dan terjebak di area perkebunan yang berbatasan langsung dengan permukiman warga.

Baca Juga

Imigrasi Depok Bongkar Dugaan TPPO Modus 'Pengantin Titipan' ke Tiongkok

Imigrasi Depok Bongkar Dugaan TPPO Modus 'Pengantin Titipan' ke Tiongkok

Ketua Umum YIARI, Silverius Oscar Unggul, menjelaskan bahwa kebakaran hutan dan perubahan tutupan lahan menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup orang utan. Menurutnya, persoalan kebakaran dan alih fungsi tutupan lahan di wilayah tersebut belum sepenuhnya selesai. Ketika hutan terbakar dan koridor pergerakan terputus, orang utan kehilangan ruang jelajah untuk mencari makan, berlindung, dan berpindah tempat, sehingga mereka terdorong masuk ke area perkebunan warga dan semakin mendekati kawasan permukiman manusia.

Proses Evakuasi Delapan Jam dan Penanganan Medis

Guna mengantisipasi ancaman keselamatan satwa dan potensi interaksi negatif dengan manusia, tim gabungan segera melakukan operasi evakuasi langsung di lapangan. Proses penyelamatan ketiga orang utan tersebut memakan waktu sekitar delapan jam.

Dalam proses penanganan di lapangan, tim medis dan petugas menggunakan senapan bius. Takaran dosis obat bius disesuaikan secara cermat berdasarkan kondisi fisik serta perkiraan berat badan dari masing-masing individu orang utan guna memastikan keselamatan satwa.

Setelah berhasil dievakuasi dan diamankan dari area perkebunan, Mama Yuni, Yuni, dan Pura langsung menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan menyeluruh oleh tim medis. Ketiganya juga mendapatkan asupan cairan infus untuk memulihkan kondisi fisik pasca-evakuasi.

Baca Juga

Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan BBM di NTT, Distribusi ke Wilayah Terdampak Bencana Pulih

Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan BBM di NTT, Distribusi ke Wilayah Terdampak Bencana Pulih

Pelepasliaran ke TN Gunung Palung dan Upaya Konservasi

Setelah tim medis memastikan seluruh orang utan berada dalam kondisi kesehatan yang baik dan stabil, ketiganya dipindahkan ke kawasan Taman Nasional Gunung Palung untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang aman.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung, Prawono Meruanto, menegaskan bahwa tim lapangan akan terus melakukan pemantauan pasca-pelepasliaran. Pemantauan ini difokuskan pada pergerakan harian serta proses adaptasi Mama Yuni, Yuni, dan Pura di lingkungan barunya demi memastikan mereka dapat bertahan hidup dengan baik.

Di sisi lain, Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, mengimbau seluruh pihak dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan hutan serta area bernilai konservasi tinggi. Pencegahan kebakaran hutan dinilai sangat penting untuk melindungi habitat alami satwa liar agar kelestariannya tetap terjaga dari ancaman kepunahan dan konflik ruang hidup.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Karhutla

Berita Terbaru Lainnya

Imigrasi Depok Bongkar Dugaan TPPO Modus 'Pengantin Titipan' ke TiongkokPertamina Patra Niaga Tambah Pasokan BBM di NTT, Distribusi ke Wilayah Terdampak Bencana PulihTelkomGroup Salurkan Bantuan hingga Rp 1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTTKetentuan Pendaftaran IMEI Ponsel Luar Negeri dan Verifikasi di Bea CukaiRangkaian Pemulihan dan Penguatan Keamanan Pusat Data Nasional Sementara PDNS KomdigiPenerapan Kebijakan Efisiensi Anggaran Kementerian dan Lembaga Era Pemerintahan Baru pada Program Layanan PublikProgres Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Perkantoran Ibu Kota Nusantara IKNRincian Anggaran dan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Badan Gizi Nasional

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap