Berapa estimasi biaya yang perlu disiapkan calon pembeli mobil bekas Nissan jika unit incarannya mengalami masalah khas pemakaian? Memahami titik lemah komponen serta kisaran biaya servis menjadi langkah penting agar anggaran perbaikan tidak membengkak setelah transaksi dilakukan.
Pemilik bengkel spesialis Nissan dan Datsun Hanz Auto Service di Ciracas, Jakarta Timur, Feri Hanzah, membeberkan lima penyakit yang kerap ditemui pada deretan model Nissan lawas di pasar mobil bekas.
1. Nissan Grand Livina: Mesin Ngelitik
Nissan Grand Livina rakitan 2007 hingga 2012 cukup sering mengalami gejala knocking atau mesin ngelitik. Kondisi ini umumnya dipicu oleh penggunaan bahan bakar dengan angka oktan yang tidak sesuai, penumpukan kerak karbon di ruang bakar, kondisi busi yang sudah aus, hingga gangguan pada kerja Exhaust Gas Recirculation (EGR).
Untuk penanganan awal tanpa kerusakan berat, pembersihan ruang bakar dan EGR dipatok sekitar Rp 350.000 dengan syarat busi masih prima. Jika busi perlu diganti, harga komponen OEM berada di kisaran Rp 125.000 per buah.
2. Nissan Serena C24: Kaki-kaki dan Kebocoran Power Steering
MPV Serena generasi C24 kerap mengalami penurunan elastisitas pada komponen kaki-kaki berbahan karet seiring bertambahnya usia pakai. Selain itu, kebocoran sistem power steering tergolong jamak terjadi, terutama pada bagian rack steer, selang high-pressure, dan pompa.
Kejagung Siap Kawal Penegakan Hukum Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi

Biaya penggantian karet arm berkisar Rp 700.000. Jika rack steer mengalami kebocoran, servis menggunakan sil orisinal membutuhkan biaya sekitar Rp 1,8 juta hingga Rp 1,9 juta. Penggantian selang high-pressure OEM bermutu setara orisinal berada di angka Rp 1,9 jutaan, sedangkan perbaikan pompa power steering lewat proses overhaul berkisar Rp 1 juta.
3. Nissan X-Trail T31: Transmisi CVT dan Kaki-kaki
SUV Nissan X-Trail generasi T31 memiliki dua komponen utama yang memerlukan perhatian ekstra, yakni sektor kaki-kaki dan transmisi otomatis CVT. Masalah pada transmisi CVT terbilang membutuhkan alokasi dana perbaikan paling besar.
Biaya perbaikan transmisi CVT X-Trail T31 berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta. Penanganan transmisi tersebut umumnya dilakukan dengan pemasangan suku cadang transmisi copotan yang didatangkan dari Singapura.
4. Nissan March: Masalah Master Rem dan Suspensi
Pada segmen city car, Nissan March menuntut pengecekan pada komponen peredam kejut (shockbreaker), rack steer, serta sistem pengereman. Masalah yang sering muncul pada sistem rem adalah kerusakan master rem yang membuat minyak rem pada tabung reservoir cepat habis terkuras.
Dua Dirjen Minta Perombakan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan!

Penggantian komponen master rem bagian atas menggunakan suku cadang OEM dibanderol mulai dari Rp 1,2 juta, dengan nominal tersebut sudah mencakup ongkos jasa pengerjaan bengkel.
5. Nissan Evalia: Kerak Ruang Bakar
Nissan Evalia yang mengusung bodi bongsor dengan mesin 1.500 cc kerap disebut sebagai opsi ekonomis dari Serena C24. Karakter mesinnya memiliki kesamaan dengan Grand Livina 1.500 cc, sehingga potensi knocking akibat endapan kerak di ruang bakar juga menjadi catatan tersendiri.
Penanganan masalah pembakaran pada Evalia membutuhkan biaya yang sama dengan Grand Livina, yaitu sekitar Rp 350.000 untuk pembersihan kerak di ruang bakar mesin.
Perawatan rutin serta servis berkala pada komponen yang rentan mengalami aus dinilai menjadi kunci utama agar mobil Nissan lawas tetap nyaman dikendarai sekaligus menjaga biaya pemeliharaan tetap terkendali.






