Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Nasional

AHY Ungkap Masih Ada Lebih dari 7.000 Titik Kawasan Kumuh di Indonesia

Wahyu SuryaniDiterbitkan 17 Sep 2026 - 01.08 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
AHY Ungkap Masih Ada Lebih dari 7.000 Titik Kawasan Kumuh di Indonesia
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar terkait keberadaan permukiman kumuh. Berdasarkan data yang dipaparkannya, saat ini tercatat ada lebih dari 7.000 titik kawasan kumuh yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan tingkat keparahan yang beragam.

Dari total ribuan kawasan kumuh tersebut, sekitar 100 kawasan di antaranya tergolong dalam kategori kumuh berat. Sementara itu, sisa dari kawasan kumuh yang terdata berada dalam kategori tingkat keparahan sedang dan ringan. Keterangan tersebut disampaikan AHY saat memberikan sambutan dalam agenda Urban Climate Forum 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (16/9/2026).

Dampak Terhadap Kesehatan dan Lapangan Kerja

AHY menjelaskan bahwa keberadaan permukiman kumuh memicu berbagai persoalan kompleks yang langsung dirasakan oleh masyarakat setempat. Salah satu dampak yang paling nyata adalah kemunculan berbagai masalah kesehatan lingkungan, yang terutama dipicu oleh keterbatasan akses terhadap air bersih serta kondisi sanitasi yang buruk.

Baca Juga

Soal Setoran Dividen Rp 120 Triliun, Bos Danantara Mau Bertemu Menkeu Baru

Soal Setoran Dividen Rp 120 Triliun, Bos Danantara Mau Bertemu Menkeu Baru

Kondisi lingkungan dan sanitasi yang tidak memadai tersebut menyebabkan sejumlah persoalan kesehatan menjadi keseharian warga. Berbagai masalah kesehatan yang kerap terjadi di kawasan ini meliputi kasus stunting, penyebaran penyakit menular, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga berbagai jenis penyakit kulit.

Selain berdampak pada aspek kesehatan, rendahnya kualitas hidup di kawasan permukiman kumuh juga turut memengaruhi kondisi sosial ekonomi para penghuninya. AHY menyoroti bahwa kualitas lingkungan hidup yang rendah turut memperberat hambatan masyarakat dalam mengakses peluang dan lapangan pekerjaan yang layak.

Baca Juga

Keputusan Bisnis Selalu Meleset? Kuasai Business Acumen Agar Strategi Lebih Tepat

Keputusan Bisnis Selalu Meleset? Kuasai Business Acumen Agar Strategi Lebih Tepat

Perlunya Penanganan Menyeluruh

Untuk mengatasi persoalan permukiman kumuh secara tuntas, AHY menekankan pentingnya pendekatan yang terpadu dan menyeluruh dalam setiap program penanganan. Menurutnya, langkah revitalisasi kawasan tidak boleh hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan atau rumah hunian semata.

AHY menegaskan bahwa upaya perbaikan kondisi fisik permukiman harus dibarengi secara langsung dengan penyediaan fasilitas publik yang memadai. Dengan integrasi perbaikan fisik dan fasilitas umum, kualitas hidup serta lingkungan warga di kawasan tersebut diharapkan dapat terangkat secara optimal.

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

infrastrukturAHYAgus Harimurti Yudhoyono

Berita Terbaru Lainnya

Soal Setoran Dividen Rp 120 Triliun, Bos Danantara Mau Bertemu Menkeu BaruKeputusan Bisnis Selalu Meleset? Kuasai Business Acumen Agar Strategi Lebih TepatViral Rombongan Moge Cekcok dengan Pengendara Mobil di Ciputat, Tangsel, Ini Klarifikasi MBCI BogorBGN Suspend 1.276 SPPG, 654 Diusulkan Tutup PermanenMIND ID Perkuat Kontribusi Penerimaan Negara lewat Pengelolaan MineralPengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran, Undip Soroti Pengurangan Emisi dan KeberlanjutanGIIAS Semarang 2026 Hadirkan 19 Merek KendaraanPrakiraan Cuaca Sumut 17 September 2026, Hujan Ringan Merata hingga Malam Hari

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap