Sebuah rekaman video yang memperlihatkan perselisihan antara pengemudi mobil dan rombongan pengendara motor gede (moge) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, menjadi sorotan di media sosial. Insiden adu mulut tersebut terjadi pada Minggu (13/9/2026).
Dalam video yang beredar, seorang perempuan terlihat menangis histeris sembari menunjuk ke arah pengendara moge. Di saat bersamaan, seorang pria yang berada di dalam mobil turut terlibat cekcok dan melontarkan ketidakpuasannya kepada para pemotor.
Penjelasan MBCI Bogor dan Kronologi Rombongan
Menanggapi video viral tersebut, Bendahara Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Bogor, Saza, membantah narasi bahwa rombongan mereka bersikap arogan di jalan raya.
Saza menjelaskan bahwa rombongan yang terlibat dalam peristiwa itu terdiri atas 26 motor dari MBCI Bogor yang sedang dalam perjalanan menuju Senayan, Jakarta, untuk menghadiri agenda pertemuan santai (morning coffee). Guna mencegah kemacetan, rombongan tersebut bahkan telah dibagi menjadi dua kelompok terpisah sebelum bertolak.
BGN Suspend 1.276 SPPG, 654 Diusulkan Tutup Permanen

Menurut penuturan Saza pada Rabu (16/9), kondisi lalu lintas saat itu sedang padat sehingga rombongan berkendara tertib di lajurnya tanpa melakukan aksi kebut-kebutan.
Pemicu Cekcok: Tudingan Geber Knalpot
Perselisihan bermula ketika sebuah mobil tiba-tiba menghentikan laju rombongan motor. Pengemudi mobil tersebut menuduh salah satu anggota MBCI Bogor sengaja memainkan tuas gas atau menggeber knalpot untuk mengintimidasi pengguna jalan lain.
Saza meluruskan bahwa suara keras yang terdengar merupakan karakteristik alami dari mesin motor berkubikasi besar, khususnya Harley-Davidson. Suara tersebut umumnya muncul ketika pengendara sedang melakukan proses perpindahan gigi, bukan akibat kesengajaan untuk memprovokasi.
Puasa Senin Kamis Niat, Manfaat dan Hukumnya dalam Amalan Sehari-hari

Saat rombongan berhenti, dua orang di dalam mobil langsung meluapkan amarah dan berteriak kepada para pemotor. Saza menyatakan pihaknya sempat menyampaikan permohonan maaf untuk meredakan ketegangan, namun kedua penumpang mobil terus meluapkan emosi hingga memicu perdebatan di pinggir jalan.
Saza juga menepis kabar yang menyebut anggotanya mengeluarkan kata-kata makian selama insiden berlangsung. Adu argumen tersebut tercatat berlangsung singkat, kurang dari 10 menit, sebelum rombongan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.
Pihak MBCI Bogor menegaskan tidak memiliki niat untuk mencari keributan dengan sesama pengguna jalan dan berharap masyarakat dapat menyikapi peristiwa ini secara utuh dan proporsional.






