Polresta Karawang menyiagakan personel gabungan dan memperketat penyekatan jalur untuk mengantisipasi pergerakan konvoi pendukung Persib Bandung (Bobotoh) menuju Jakarta. Langkah pengamanan ini diambil menjelang laga lanjutan BRI Liga 1 antara Persija Jakarta dan Persib Bandung yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu sore (12/9/2026).
Kapolresta Karawang Kombes Mario Prahatinto menegaskan bahwa penyekatan dan imbauan tersebut dikeluarkan guna menjaga ketertiban serta mengantisipasi potensi gesekan antarsuporter. Kebijakan ini selaras dengan arahan resmi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta kesepakatan bersama yang telah dijalin dengan para pengurus komunitas suporter Persib di wilayah Kabupaten Karawang.
Untuk menyekat rombongan suporter yang hendak mengarah ke ibu kota, Polresta Karawang mengerahkan personel gabungan dengan dukungan pasukan bantuan dari Brimob Polda Jawa Barat.
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kepulauan Seribu Sabtu Pagi, tidak Berpotensi Tsunami

Sebagai alternatif bagi para pendukung sepak bola di daerah, pihak kepolisian mencatat sedikitnya 12 titik nonton bareng (nobar) resmi yang tersebar di wilayah hukum Kabupaten Karawang. Aparat keamanan diterjunkan langsung di seluruh lokasi nobar tersebut sejak sebelum waktu sepak mula hingga para penonton membubarkan diri secara tertib.
Imbauan agar suporter tidak bertolak ke SUGBK sebelumnya juga disampaikan oleh manajemen dan pemain Persib. Manajer Persib Umuh Muchtar bersama kapten tim Marc Klok secara terbuka meminta Bobotoh menahan diri dari perjalanan tandang demi alasan keselamatan. Di sisi lain, Panitia Pelaksana (Panpel) Persija turut mengingatkan para pendukung tanpa tiket untuk tidak mendekati area SUGBK guna memastikan jalannya laga tetap kondusif.
Persija vs Persib di SUGBK Panpel Imbau Suporter tanpa Tiket untuk tak Datang

Duel klasik ini menjadi ujian penting bagi Persija, di mana pelatih Shin Tae-yong menargetkan kemenangan demi memutus rekor tanpa kemenangan atas Persib yang bertahan sejak 2023. Pengamanan jalannya pertandingan di Jakarta sendiri dikawal bersama oleh Polda Metro Jaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Jakmania.






