Ratusan penerbangan mengalami gangguan operasional menyusul penutupan sementara tiga bandara di Indonesia. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat sedikitnya 336 penerbangan terdampak hingga pukul 09.15 WIB akibat langkah keselamatan tersebut.
Penutupan bandara (Aerodrome Closed) ini dipicu oleh indikasi sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Kebijakan penghentian operasional sementara diterbitkan berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) terbaru dari AirNav Indonesia guna menjaga keselamatan ruang udara dan armada pesawat.
Tiga fasilitas penerbangan yang ditutup sementara meliputi Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, serta Bandara Radin Inten II di Lampung.
Rincian Penerbangan Terdampak di Tiap Bandara
Bandara Soekarno-Hatta menjadi lokasi dengan dampak operasional terbesar. InJourney Airports mencatat sebanyak 301 penerbangan di bandara ini mengalami gangguan, yang merupakan akumulasi dari penundaan jadwal (delay), pembatalan (cancellation), hingga pengalihan pendaratan (diversion) ke bandara lain.
Abu Krakatau Sampai Jakarta, Pemprov Minta Warga Tidak Panik

Sementara itu, dua bandara lainnya mencatat pembatalan operasional secara menyeluruh:
- Bandara Halim Perdanakusuma: 23 penerbangan terdampak, seluruhnya berupa pembatalan penerbangan.
- Bandara Radin Inten II: 12 penerbangan terdampak, seluruhnya berupa pembatalan penerbangan.
Selain dampak langsung pada tiga bandara tersebut, imbas operasional juga meluas ke jaringan penerbangan nasional. Sebanyak 154 penerbangan di bandara-bandara lain yang dikelola Angkasa Pura turut mengalami gangguan penyesuaian rute dan jadwal.
Penanganan Penumpang dan Prosedur Pemulihan Layanan
Untuk mengantisipasi penumpukan dan kebingungan pengguna jasa di area terminal, InJourney Airports menerapkan prosedur Service Recovery Action (SRA). Maskapai penerbangan juga telah membuka meja layanan bantuan tambahan di setiap terminal Bandara Soekarno-Hatta.
Siti Fauziah Sebut Ajang LKBB-PB MPR Jadi Wadah Bentuk Karakter Siswa

Penerapan SRA di Bandara Soekarno-Hatta mencakup penyiapan area tunggu khusus bagi calon penumpang, distribusi makanan dan minuman ringan, serta penyediaan armada bus untuk memfasilitasi pengantaran penumpang menuju hotel hasil koordinasi dengan masing-masing maskapai.
Di samping penanganan penumpang di darat, seluruh personel dan fasilitas di jaringan InJourney Airports disiagakan untuk melayani kebutuhan bandara alternatif (alternate) serta penyediaan area parkir pesawat bagi maskapai yang terdampak pengalihan rute. Calon penumpang diimbau untuk terus memantau status jadwal penerbangan terkini dan opsi penanganan tiket langsung melalui pihak maskapai terkait.






