Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Cerita Warga Bekasi Rumahnya Tiba-Tiba Penuh Abu Vulkanik Anak Krakatau

Togar SiregarDiterbitkan 6 Sep 2026 - 11.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cerita Warga Bekasi Rumahnya Tiba-Tiba Penuh Abu Vulkanik Anak Krakatau
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Warga di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, dikejutkan oleh sebaran abu tipis namun pekat yang mengotori area permukiman pada Minggu (6/9/2026) pagi. Endapan debu vulkanik tersebut berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terbawa angin hingga ke wilayah Jabodetabek.

Putri (28), salah seorang warga Rawalumbu, mengaku baru menyadari keberadaan abu tersebut saat melangkah ke luar rumah. Teras tempat tinggalnya sudah tertutup lapisan debu yang langsung membuat telapak kakinya kotor hanya dalam beberapa langkah. Melalui pantauan di media sosial pada pagi hari yang sama, sejumlah warga di kawasan Jakarta dan sekitarnya juga melaporkan fenomena serupa usai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau arah sebaran abu vulkanik dari gunung api tersebut.

Menanggapi situasi ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat yang wilayahnya terdampak sebaran abu untuk menekan aktivitas di luar ruangan. Apabila mendesak harus bepergian, warga diminta mengenakan pelindung pernapasan yang memadai.

Baca Juga

Angkasa Pura Ungkap 336 Penerbangan Terdampak 3 Bandara Tutup

Angkasa Pura Ungkap 336 Penerbangan Terdampak 3 Bandara Tutup

Bahaya Mikroskopis dan Risiko Silikosis

Abu vulkanik memiliki karakteristik yang jauh lebih berbahaya dibandingkan debu tanah biasa. Anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI), Daryono, menerangkan bahwa ancaman abu Gunung Anak Krakatau bersumber dari gabungan bentuk fisik partikel yang tajam serta sifat kimiawinya yang korosif.

Secara fisik, partikel abu vulkanik tersusun atas pecahan kaca silika dan batuan berukuran mikroskopis di bawah 2 milimeter. Dimensinya yang sangat kecil membuat abu mampu melewati sistem penyaringan alami di rongga hidung, lalu terhirup masuk hingga ke saluran pernapasan terdalam dan alveolus paru-paru. Selain itu, partikel ini diselimuti senyawa asam seperti asam sulfat dan asam klorida, serta membawa kandungan mineral dan logam berat.

Dalam jangka pendek, paparan material ini dapat memicu iritasi mata, batuk kering, sesak napas鈥攖erutama bagi penderita asma鈥攈ingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Jika terjadi penumpukan silika bebas di dalam paru-paru dalam jangka panjang, endapan tersebut berpotensi menimbulkan jaringan parut permanen atau silikosis yang menurunkan fungsi pernapasan secara drastis.

Baca Juga

Abu Krakatau Sampai Jakarta, Pemprov Minta Warga Tidak Panik

Abu Krakatau Sampai Jakarta, Pemprov Minta Warga Tidak Panik

Rekomendasi Perlindungan Diri

Untuk menghindari risiko kesehatan akibat partikel mikroskopis tersebut, warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah disarankan tidak menggunakan masker kain biasa. Masker kain dinilai tidak memiliki kerapatan yang cukup untuk menahan partikel kaca silika berukuran renik.

Masyarakat dianjurkan menggunakan masker dengan tingkat filtrasi tinggi seperti jenis N95 atau KN95 serta mengenakan kacamata pelindung guna mencegah iritasi pada mata selama sebaran abu vulkanik masih berlangsung.

Sumber: Liputan6

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kota Bekasi

Berita Terbaru Lainnya

Angkasa Pura Ungkap 336 Penerbangan Terdampak 3 Bandara TutupAbu Krakatau Sampai Jakarta, Pemprov Minta Warga Tidak PanikSiti Fauziah Sebut Ajang LKBB-PB MPR Jadi Wadah Bentuk Karakter SiswaBadan Geologi Konfirmasi Suara Dentuman di Jawa Barat Berasal dari Erupsi Gunung Anak KrakatauPeserta Lari Terganggu Abu Anak Krakatau, Debu Masuk Sepatu dan Kaca MataHindari Debu Anak Krakatau, Dinkes DKI Imbau Warga Pakai Masker KN95-N95Singapura Sudah Darurat, Pemerintah Minta Warga Siaga PenuhHarta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Bikin Heboh, Dirampok Asing

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap