Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Internasional

AS Yakin Israel Tarik Pasukan dari Gaza Usai Kesepakatan Perlucutan Senjata Hamas

Yolanda TobanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 16.00 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
AS Yakin Israel Tarik Pasukan dari Gaza Usai Kesepakatan Perlucutan Senjata Hamas
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Pemerintah Amerika Serikat secara terbuka menyatakan keyakinan penuh bahwa Israel akan mematuhi kesepakatan penarikan pasukan militer mereka dari wilayah Jalur Gaza. Langkah penarikan mundur ini dijadwalkan akan direalisasikan setelah proses perlucutan senjata kelompok Hamas dilaksanakan. Dalam penjelasannya, pihak pejabat Amerika Serikat menegaskan bahwa mereka tidak meminta Israel untuk melakukan tindakan apa pun di luar rencana 20 poin yang telah disetujui bersama sejak awal perundingan. Terkait dengan komitmen pelaksanaan kesepakatan tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan secara tersirat. Menurut keterangan dari pejabat terkait, Presiden Donald Trump dipastikan akan merasa sangat kecewa apabila pemerintah Israel pada akhirnya memutuskan untuk tidak menarik mundur pasukannya dari Jalur Gaza sebagai bagian dari implementasi rencana 20 poin yang disepakati tersebut. Sikap tegas dari Washington ini menunjukkan upaya keras untuk memastikan kelancaran proses transisi di kawasan yang dilanda konflik.

Rencana perdamaian dan transisi di wilayah konflik ini tertuang secara terperinci di dalam sebuah dokumen peta jalan setebal empat halaman. Dokumen penting tersebut mengungkap skema bertahap yang mencakup tiga poin utama, yakni proses perlucutan senjata Hamas, penarikan mundur pasukan militer Israel, serta pembentukan otoritas transisi yang akan bertugas menjalankan roda pemerintahan di Gaza. Terkait hal ini, Presiden Donald Trump telah mengumumkan klaim mengenai adanya kesepakatan perlucutan senjata Hamas di Jalur Gaza. Laporan menyebutkan bahwa Hamas telah menyatakan persetujuannya untuk melucuti seluruh senjata yang mereka miliki di Gaza sesuai dengan rencana yang dirumuskan oleh Board of Peace. Meskipun rencana tersebut telah disusun dan diumumkan, hingga saat ini pihak Hamas belum memberikan konfirmasi resmi sebagai tanggapan atas klaim kesepakatan perlucutan senjata yang disampaikan oleh Presiden Donald Trump.

Baca Juga

Kesiapan Pertolongan Pertama Kunci Keselamatan Lansia dalam Kondisi Darurat

Kesiapan Pertolongan Pertama Kunci Keselamatan Lansia dalam Kondisi Darurat

Walaupun belum ada pengumuman resmi secara kelembagaan dari pimpinan pusat Hamas, seorang pejabat senior dari kelompok tersebut telah memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai mekanisme di lapangan. Kepada kantor berita AFP pada hari Jumat, pejabat senior Hamas mengonfirmasi adanya sebuah skema teknis yang secara khusus mengatur pengelolaan persenjataan mereka pada masa transisi. Ia menjelaskan bahwa proses penyimpanan senjata milik kelompok tersebut akan diawasi secara langsung oleh sebuah komite teknokrat Palestina. Komite ini secara khusus dibentuk oleh Board of Peace untuk mengambil alih tugas memerintah di wilayah Gaza sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat dengan pihak Israel. Badan yang ditunjuk untuk menjalankan mandat krusial ini adalah Komite Nasional Administrasi Gaza atau NCAG.

Sebagai lembaga yang memegang otoritas pada masa transisi, Komite Nasional Administrasi Gaza akan memiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen persenjataan. Pejabat senior tersebut menegaskan bahwa NCAG akan mengelola dan melaksanakan seluruh proses pencatatan serta penyimpanan senjata dengan ketat sesuai dengan jadwal yang telah disepakati oleh pihak-pihak terkait. Lebih lanjut, komite teknokrat ini dipastikan akan memiliki kewenangan absolut terkait persenjataan di wilayah tersebut. Komite Nasional akan bertindak sebagai satu-satunya entitas yang diberi wewenang khusus untuk menyimpan, menampung, atau mengendalikan seluruh senjata yang ada di wilayah Gaza. Penunjukan entitas tunggal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada lagi kelompok bersenjata yang beroperasi secara independen di luar kendali otoritas pemerintahan transisi yang telah disepakati bersama.

Baca Juga

Tanggap Darurat Gempa di Flores Berakhir, Kini Masuk Pemulihan

Tanggap Darurat Gempa di Flores Berakhir, Kini Masuk Pemulihan

Di tengah upaya perundingan dan penyusunan skema perlucutan senjata, situasi keamanan di lapangan justru masih diwarnai oleh insiden berdarah. Serangan militer Israel di wilayah Gaza dilaporkan tetap berlangsung meskipun kesepakatan gencatan senjata saat ini masih berlaku. Dalam salah satu insiden serangan yang mematikan, empat warga Palestina tewas, di mana dua di antaranya merupakan anak-anak, sementara 35 orang lainnya mengalami luka-luka. Secara keseluruhan, rentetan kekerasan terbaru ini telah mengakibatkan setidaknya 12 warga Palestina tewas akibat tiga serangan terpisah yang dilancarkan oleh militer Israel di wilayah Gaza. Tidak hanya di Gaza, ketegangan juga terus meningkat di wilayah Palestina lainnya. Lembaga HAM PBB mengeluarkan pernyataan yang menyoroti bahwa kondisi di wilayah Tepi Barat kini semakin memburuk. Penurunan stabilitas keamanan di kawasan Tepi Barat ini terjadi seiring dengan meningkatnya serangan yang dilakukan oleh para pemukim Israel terhadap warga Palestina.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpAmerika SerikatgazaIsraelGencatan SenjataHamas

Berita Terbaru Lainnya

Basarnas Cari Kapal Berpenumpang 243 Orang yang Hilang Kontak di Laut JawaUpdate Kapal Virgo Transport Hilang Kontak di Laut Jawa, 103 Orang Dievakuasi, 1 TewasKesiapan Pertolongan Pertama Kunci Keselamatan Lansia dalam Kondisi DaruratTanggap Darurat Gempa di Flores Berakhir, Kini Masuk PemulihanAnggota MPR Junaidi Auly Sebut Pancasila Senapas Ajaran IslamCari Kapal Virgo 8, KN SAR Permadi dan Helikopter DikerahkanUpdate Kapal Virgo 8 Hilang Kontak, 103 Penumpang Berhasil DievakuasiDesil 1 Jakarta Belum Tentu Sama dengan Desil 1 Papua, Ini Penjelasan BPS

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap