Pemerintah Amerika Serikat secara terbuka menyatakan keyakinan penuh bahwa Israel akan mematuhi kesepakatan penarikan pasukan militer mereka dari wilayah Jalur Gaza. Langkah penarikan mundur ini dijadwalkan akan direalisasikan setelah proses perlucutan senjata kelompok Hamas dilaksanakan. Dalam penjelasannya, pihak pejabat Amerika Serikat menegaskan bahwa mereka tidak meminta Israel untuk melakukan tindakan apa pun di luar rencana 20 poin yang telah disetujui bersama sejak awal perundingan. Terkait dengan komitmen pelaksanaan kesepakatan tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan secara tersirat. Menurut keterangan dari pejabat terkait, Presiden Donald Trump dipastikan akan merasa sangat kecewa apabila pemerintah Israel pada akhirnya memutuskan untuk tidak menarik mundur pasukannya dari Jalur Gaza sebagai bagian dari implementasi rencana 20 poin yang disepakati tersebut. Sikap tegas dari Washington ini menunjukkan upaya keras untuk memastikan kelancaran proses transisi di kawasan yang dilanda konflik.








