Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Badan Gizi Nasional Wajibkan Label Batas Konsumsi 4 Jam di Ompreng MBG

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 8 Agu 2026 - 21.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Badan Gizi Nasional Wajibkan Label Batas Konsumsi 4 Jam di Ompreng MBG
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui pengetatan standar ini, seluruh makanan yang diproduksi untuk program MBG diwajibkan untuk dikonsumsi maksimal empat jam setelah selesai dimasak. Kepala BGN Sudaryono menginstruksikan pemasangan label batas waktu konsumsi pada setiap ompreng atau wadah makanan guna menekan risiko keracunan. Instruksi mengenai kebijakan baru ini disampaikan langsung oleh Sudaryono dalam konferensi pers yang bertempat di BGN, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8).

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Kebijakan pengetatan SOP dan kewajiban label waktu konsumsi ini diambil setelah BGN melakukan evaluasi terhadap sejumlah kasus dugaan keracunan makanan MBG di beberapa daerah. Evaluasi tersebut menyoroti alur produksi dan distribusi hidangan untuk mendeteksi potensi bahaya bagi penerima manfaat. Di antara beberapa wilayah yang dievaluasi, BGN secara khusus menyoroti insiden dugaan keracunan yang terjadi di Jayapura serta dugaan kasus terbaru di Bogor yang hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Dari hasil evaluasi kasus di Jayapura, BGN mengidentifikasi bahwa proses pengolahan dan distribusi makanan disinyalir menjadi pemicu utama keracunan. Dalam kasus tersebut, kegiatan memasak diketahui sudah dimulai sejak jam 7 malam. Namun, hidangan yang telah disiapkan tersebut baru dikirimkan dan tiba di lokasi sekolah penerima pada jam 11 siang keesokan harinya. Jeda waktu yang sangat panjang antara waktu selesai dimasak dan waktu makanan diserahkan di sekolah diidentifikasi sebagai salah satu penyebab utama munculnya insiden keracunan.

Baca Juga

Pemerintah Tunda Pajak Marketplace, Ekonom Soroti Dampaknya bagi UMKM

Pemerintah Tunda Pajak Marketplace, Ekonom Soroti Dampaknya bagi UMKM

BGN menegaskan bahwa makanan yang disediakan dalam program Makan Bergizi Gratis tidak dirancang untuk disimpan terlalu lama. Hal ini dikarenakan seluruh hidangan MBG diolah tanpa menggunakan bahan pengawet. Oleh sebab itu, ketepatan waktu konsumsi menjadi hal yang sangat penting. Pemasangan label batas konsumsi empat jam pada ompreng makanan diharapkan dapat menjadi panduan tegas bagi para penerima manfaat agar tidak mengonsumsi makanan yang sudah melewati batas waktu aman.

Selain persoalan jeda waktu pengiriman dari dapur pengolahan menuju sekolah, hasil evaluasi BGN juga mengungkapkan faktor lain yang memicu terjadinya kasus keracunan. BGN menemukan sejumlah dugaan kasus keracunan yang berkaitan dengan kebiasaan para siswa membawa pulang makanan MBG untuk diberikan kepada anggota keluarga mereka di rumah. Makanan yang sengaja tidak langsung dihabiskan tersebut disimpan dalam waktu lama, sehingga berisiko membahayakan kesehatan.

Fenomena siswa yang membawa pulang makanan MBG ini disaksikan secara langsung oleh Kepala BGN Sudaryono saat menggelar inspeksi ke salah satu sekolah di daerah Bogor. Dalam inspeksi tersebut, Sudaryono mendapati seorang siswa yang sengaja menyisakan atau tidak menghabiskan burger yang diterimanya. Ketika ditanyai alasan di balik perbuatannya, siswa tersebut menuturkan bahwa burger itu ingin diberikan kepada ibunya di rumah karena sang ibu belum pernah makan burger.

Baca Juga

IHSG Ditutup Melesat Tembus Level Psikologis 6.400 pada Akhir Pekan

IHSG Ditutup Melesat Tembus Level Psikologis 6.400 pada Akhir Pekan

Kebiasaan membawa pulang dan mengonsumsi hidangan MBG setelah melampaui batas waktu aman terbukti berdampak buruk pada kesehatan. Berdasarkan laporan mengenai dugaan kasus keracunan di Bogor, dampak kesehatan tidak hanya dialami oleh para siswa. Beberapa guru serta orang tua siswa yang ikut memakan makanan MBG yang dibawa pulang ke rumah juga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan berupa mulas. Hal ini menguatkan urgensi penerapan batas waktu konsumsi yang ketat demi mencegah timbulnya masalah kesehatan.

Guna meminimalisasi risiko kasus keracunan terulang di masa mendatang, BGN kini menerapkan sistem pemantauan berbasis digital. Sistem pemantauan digital ini bertugas untuk mencatat seluruh rangkaian tahapan produksi makanan program MBG secara detail. Pencatatan dimulai dari proses persiapan bahan makanan, tahap pengolahan atau memasak, hingga proses pendistribusian makanan saat diserahkan kepada para penerima manfaat. Melalui pengawasan digital dan penerapan label batas konsumsi empat jam pada ompreng, BGN berupaya memastikan seluruh makanan MBG terjamin keamanannya.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalSudaryonoMakan Bergizi GratisKeamanan Pangan

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Tunda Pajak Marketplace, Ekonom Soroti Dampaknya bagi UMKMBEI Gelar Lelang Terbuka 11 Saham Bursa, Ini Ketentuan dan Syarat BelinyaBank Kasikorn (BMAS) Berencana Gelar Rights Issue untuk Tingkatkan Penyaluran KreditIHSG Ditutup Melesat Tembus Level Psikologis 6.400 pada Akhir PekanGedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar pada Jumat Malam, Satu Korban Terjebak Berhasil Dievakuasi11 Ribu Orang Ramaikan Apel Kebangsaan Jaga Jakarta di Kawasan MonasApel Kebangsaan Jaga Jakarta di Monas Hasilkan Lima Poin DeklarasiDigitalisasi Jadi Motor Pendorong Produktivitas Bank Mandiri

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026