Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Ekonomi

Bank Kasikorn (BMAS) Berencana Gelar Rights Issue untuk Tingkatkan Penyaluran Kredit

Wahyu SuryaniDiterbitkan 8 Agu 2026 - 22.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bank Kasikorn (BMAS) Berencana Gelar Rights Issue untuk Tingkatkan Penyaluran Kredit
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk., salah satu emiten perbankan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham BMAS, tengah bersiap untuk menggelar aksi korporasi penting dalam waktu dekat. Perusahaan perbankan yang sebelumnya bernama PT Bank Maspion Indonesia Tbk. ini berencana untuk melaksanakan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau yang lebih dikenal dengan istilah rights issue. Rencana aksi korporasi ini menjadi langkah strategis bagi perseroan dalam memperkuat struktur permodalan demi menunjang kelangsungan bisnis perbankan yang dijalankannya di Indonesia.

Berdasarkan rencana yang telah disusun oleh manajemen, PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,87 miliar saham baru melalui mekanisme rights issue ini. Jumlah saham baru yang akan ditawarkan kepada para pemegang saham tersebut setara dengan sebanyak-banyaknya 15,88 persen dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh di dalam perseroan. Adapun saham baru yang akan diterbitkan oleh emiten berkode saham BMAS ini memiliki nilai nominal sebesar Rp100 per saham. Penentuan jumlah maksimal saham baru yang diterbitkan ini disesuaikan dengan kebutuhan modal kerja perseroan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Mengenai hak-hak yang melekat pada saham baru tersebut, manajemen perseroan memberikan kepastian bagi para calon investor dan pemegang saham. Saham baru yang diterbitkan melalui PMHMETD IV ini dipastikan memiliki hak yang sepenuhnya sama dengan saham-saham perseroan yang telah beredar sebelumnya di pasar modal, termasuk dalam hal hak atas dividen. Kendati demikian, hingga saat ini pihak manajemen PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. belum menetapkan harga pelaksanaan untuk rights issue tersebut. Selain harga pelaksanaan, jumlah final dari saham baru yang akan diterbitkan oleh perseroan juga belum ditentukan secara resmi.

Baca Juga

BP BUMN Targetkan Pangkas Ratusan Perusahaan, Hanya Sisakan 250 Entitas

BP BUMN Targetkan Pangkas Ratusan Perusahaan, Hanya Sisakan 250 Entitas

Agar rencana aksi korporasi ini dapat berjalan dengan lancar, PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. harus menempuh sejumlah tahapan regulasi yang berlaku di industri keuangan. Rencana rights issue tersebut akan dimintakan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 27 Agustus 2026. Selain harus mengantongi restu dari pemegang saham melalui RUPSLB, perseroan juga diwajibkan untuk menyampaikan pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aksi korporasi ini baru dapat dieksekusi setelah perseroan berhasil memperoleh pernyataan efektif dari OJK selaku regulator jasa keuangan.

Setelah memperoleh persetujuan resmi dari pemegang saham melalui RUPSLB dan pernyataan efektif dari OJK, PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. memiliki batas waktu tertentu untuk mengeksekusi rencana tersebut. Pelaksanaan rights issue ini nantinya akan dilakukan paling lambat 12 bulan sejak perseroan memperoleh persetujuan dari RUPSLB. Mengenai penggunaan dana hasil aksi korporasi, manajemen menjelaskan bahwa seluruh dana yang diperoleh dari rights issue ini, setelah dikurangi dengan seluruh biaya emisi yang timbul, akan digunakan seluruhnya sebagai modal kerja perseroan. Secara khusus, modal kerja tersebut akan dialokasikan untuk mendukung peningkatan penyaluran kredit yang diberikan oleh perseroan kepada para nasabahnya.

Baca Juga

BEI Gelar Lelang Terbuka 11 Saham Bursa, Ini Ketentuan dan Syarat Belinya

BEI Gelar Lelang Terbuka 11 Saham Bursa, Ini Ketentuan dan Syarat Belinya

Dengan terlaksananya seluruh rangkaian aksi korporasi PMHMETD IV ini, PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. berharap dapat mengoptimalkan kinerja keuangannya. Langkah penggalangan dana melalui mekanisme rights issue ini menjadi bukti komitmen perseroan yang sebelumnya bernama PT Bank Maspion Indonesia Tbk. untuk terus tumbuh dan berkembang. Seluruh proses, mulai dari RUPSLB pada 27 Agustus 2026 hingga pengajuan dokumen ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akan dijalankan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku demi memberikan nilai tambah bagi pemegang saham BMAS.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PerbankanPasar ModalRights IssueBMASBank Kasikorn Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

BP BUMN Targetkan Pangkas Ratusan Perusahaan, Hanya Sisakan 250 EntitasDJKI Sita Ribuan Sepatu Merek Ilegal di Tangerang, Omzet Usaha Capai Rp 1 MiliarPemerintah Tunda Pajak Marketplace, Ekonom Soroti Dampaknya bagi UMKMBEI Gelar Lelang Terbuka 11 Saham Bursa, Ini Ketentuan dan Syarat BelinyaIHSG Ditutup Melesat Tembus Level Psikologis 6.400 pada Akhir PekanGedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar pada Jumat Malam, Satu Korban Terjebak Berhasil Dievakuasi11 Ribu Orang Ramaikan Apel Kebangsaan Jaga Jakarta di Kawasan MonasApel Kebangsaan Jaga Jakarta di Monas Hasilkan Lima Poin Deklarasi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026