Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Bisnis

Bank Neo Commerce Targetkan Bebas Defisit pada 2028 untuk Kembali Bagikan Dividen

Bambang HandayaniDiterbitkan 1 Agu 2026 - 08.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bank Neo Commerce Targetkan Bebas Defisit pada 2028 untuk Kembali Bagikan Dividen
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank Neo Commerce Tbk. (BNC) dengan kode saham BBYB menargetkan penghapusan saldo defisit perseroan dalam waktu dua tahun ke depan, yakni pada tahun 2028. Upaya pemulihan kinerja keuangan ini menjadi langkah strategis bagi bank digital yang berada di bawah naungan Akulaku Silvrr Indonesia tersebut. Penyelesaian saldo defisit menjadi syarat mutlak bagi perseroan sebelum dapat mengambil keputusan lebih lanjut terkait pembagian keuntungan. Apabila seluruh saldo defisit tersebut berhasil ditutup secara penuh, manajemen BNC berencana untuk kembali membuka ruang pembagian

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
dividen
kepada para pemegang saham yang telah menanti sejak beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang berakhir pada 30 Juni 2026, PT Bank Neo Commerce Tbk. masih mencatatkan saldo defisit yang belum ditentukan penggunaannya dalam jumlah yang cukup signifikan, yakni sebesar Rp 1,43 triliun. Direktur Utama BNC, Eri Budiono, menegaskan bahwa selama perseroan masih memiliki saldo defisit di dalam pembukuannya, bank tidak dapat membayarkan dividen. Kondisi ini membuat bank digital tersebut harus fokus pada perbaikan kinerja secara organik terlebih dahulu. Sebagai catatan, rekam jejak perseroan menunjukkan bahwa BNC terakhir kali melakukan pembagian dividen kepada para investornya pada tahun 2020 silam.

Dalam acara Media Gathering yang diselenggarakan di Rumah Wijaya, Jakarta Selatan, pada Jumat, 31 Juli 2026, Eri Budiono menjelaskan lebih lanjut mengenai proyeksi penyelesaian saldo defisit tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak manajemen terus berupaya menjaga kinerja positif perseroan agar target bebas defisit dapat tercapai sesuai rencana. Bahkan, Eri memproyeksikan bahwa target penyelesaian tersebut bisa saja terwujud lebih cepat pada tahun 2027 apabila perseroan mampu mempertahankan laju kinerja atau run rate yang ada pada saat ini. Ia menekankan pentingnya penyelesaian defisit secara organik sebagai pondasi sebelum melangkah ke tahap pembagian dividen.

Baca Juga

Bank Neo Commerce Buka Opsi Aksi Korporasi Penuhi Modal Inti KBMI II

Bank Neo Commerce Buka Opsi Aksi Korporasi Penuhi Modal Inti KBMI II

Terkait dengan rencana pembagian dividen di masa mendatang, Eri Budiono menambahkan bahwa hal tersebut akan segera dipertimbangkan begitu saldo defisit dapat diselesaikan secara organik. Keputusan mengenai pembagian dividen nantinya akan disesuaikan dengan hasil pembicaraan bersama Pemegang Saham Pengendali (PSP) serta dewan komisaris perseroan. Namun, ia kembali mengingatkan bahwa untuk saat ini fokus utama PT Bank Neo Commerce Tbk. adalah menyelesaikan saldo defisit yang tercatat sebesar Rp 1,43 triliun tersebut, sehingga wacana pembagian dividen belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Optimisme manajemen BNC dalam menutup saldo defisit didukung oleh pencapaian kinerja keuangan yang positif pada paruh pertama tahun 2026. Hingga semester I-2026, PT Bank Neo Commerce Tbk. telah berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 294,85 miliar. Angka perolehan laba tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 6,81 persen secara tahunan atau year on year (yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Selain mencatatkan pertumbuhan laba, kekuatan fundamental perseroan juga terlihat dari sisi total aset. Sepanjang semester I-2026, BNC mencatatkan kepemilikan total aset yang mencapai Rp 17,45 triliun.

Baca Juga

Laba Bersih Maybank Indonesia Tumbuh 21,2 Persen pada Semester I 2026

Laba Bersih Maybank Indonesia Tumbuh 21,2 Persen pada Semester I 2026

Kinerja positif BNC pada semester I-2026 juga ditopang oleh operasional perbankan yang solid, baik dari sisi penghimpunan dana masyarakat maupun pendapatan. Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dikumpulkan oleh perseroan mencapai Rp 12,30 triliun. Dari jumlah DPK tersebut, porsi dana tabungan mengalami peningkatan menjadi Rp 3,39 triliun, yang mencerminkan pertumbuhan sebesar 2,10 persen secara tahunan. Sementara itu, dari sisi pendapatan, Pendapatan Bunga Bersih atau Net Interest Income (NII) tercatat sebesar Rp 1,11 triliun. Kinerja ini turut dilengkapi oleh pertumbuhan pendapatan berbasis komisi (Fee Based Income) yang meningkat menjadi Rp 59,66 miliar, atau tumbuh 6,77 persen secara tahunan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kinerja KeuanganDividenBank Neo CommerceBBYBBank Digital

Berita Terbaru Lainnya

Bank Neo Commerce Buka Opsi Aksi Korporasi Penuhi Modal Inti KBMI IIRencana Eksplorasi Migas SAKA di Blok Pekawai Kalimantan TimurPerkembangan QRIS Antarnegara dan Fakta Menarik Transaksi Digital hingga Triwulan I 2026Gempa Dangkal Magnitudo 4,7 Guncang Kawasan Campi Flegrei di NapoliGelombang Migran Masuk Ceuta, 57 Orang Tewas dan Puluhan Ribu Dipulangkan ke MarokoKunjungi IKN, Rahayu Saraswati Takjub Air Keran Bisa Langsung DiminumPemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan Surabaya Menjelang Agustus Jadi SorotanDTKJ Nilai Tarif Baru Transbandara Rute Blok M-Soekarno-Hatta Rp 15.000 Sangat Wajar

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap