Penyaluran bantuan logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah digulirkan melalui Posko BP BUMN. Distribusi bantuan kemanusiaan ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 28 hingga 30 Agustus 2026, bekerja sama dengan lembaga sosial di berbagai titik terdampak.
Aksi tanggap bencana tersebut menyasar masyarakat umum, kelompok rentan, anak-anak, hingga pemulihan sarana peribadatan yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa. Secara keseluruhan, rangkaian distribusi bantuan telah menjangkau sekitar 1.560 jiwa di area terdampak.
BMKG Ungkap Hasil Pantauan Muka Air Laut dan Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda

Dalam pelaksanaan aksi kemanusiaan ini, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) turut menyalurkan berbagai kebutuhan vital bagi para korban. Pasokan yang disalurkan mencakup bahan kebutuhan pokok, air bersih, tenda penampungan, genset, serta paket penerangan darurat untuk mendukung aktivitas masyarakat pascagempa.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat & TJSL PT Agrinas Palma Nusantara, Moch Gatut Mukti, menjelaskan bahwa penyaluran sarana penerangan hingga logistik harian tersebut disiapkan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan darurat warga di lokasi pengungsian maupun permukiman terdampak.
Wamendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Kuasai Tanah Ulayat secara Sepihak

Selain logistik materiil, pendampingan psikososial juga diberikan secara terarah, salah satunya bagi anak-anak di Dusun Neoniba guna membantu meredakan trauma pascabencana. Penyelenggara kegiatan turut menyerahkan bantuan tali asih kepada anak-anak berprestasi di cabang olahraga sepak bola di NTT sebagai bentuk dukungan moril pascagempa.






