Rangkaian gempa bumi yang melanda kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), sejak gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada pertengahan Agustus hingga gempa susulan M3,8 pada Selasa (1/9/2026), mendorong perluasan penanganan kemanusiaan terpadu di berbagai titik pengungsian. Merespons dampak trauma pada kelompok rentan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan Layanan Dukungan Psikososial bagi anak-anak penyintas di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.
Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas, Idy Muzayyad, menyatakan bahwa pendampingan ini difokuskan untuk mempercepat pemulihan trauma sekaligus memulihkan kestabilan emosional anak-anak di wilayah terdampak.
Wamendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Kuasai Tanah Ulayat secara Sepihak

Operasi tanggap darurat yang berjalan hingga 31 Agustus 2026 mencatat pengerahan 90 personel lapangan, tim Rumah Sehat Baznas, armada operasional, dan Pos Baznas Tanggap Bencana. Seluruh unsur tersebut bergerak melayani masyarakat di enam kabupaten terdampak, yaitu Manggarai Timur, Manggarai, Nagekeo, Ngada, Ende, dan Sikka.
Dalam pelaksanaan di lapangan, Baznas telah mengoperasikan 53 pos layanan kemanusiaan. Sebanyak 52.550 porsi makanan disalurkan melalui dapur umum berkapasitas 7.450 porsi per hari, didukung fasilitas dapur air yang menyuplai 3.500 cangkir per hari. Bantuan darurat lainnya mencakup 928 paket logistik keluarga, perlengkapan kebersihan, selimut, terpal, penyediaan sekolah darurat, serta penanganan kesehatan bagi 619 pasien di tujuh titik layanan.
Api Belum Padam, Kebakaran Lahan di Bogor Merembet ke TPA Galuga

Penanganan bencana di NTT juga didukung sinergi berbagai lembaga dan pemerintah daerah. Perum Bulog menyiapkan pasokan 24.134 ton beras untuk korban bencana, sementara sembilan truk logistik berisi beras hingga mi instan diberangkatkan dari Bali oleh Gubernur Wayan Koster. Dari sisi infrastruktur, Telkom Akses menerjunkan 150 teknisi untuk memulihkan jaringan telekomunikasi yang sempat terganggu akibat rentetan gempa.






