Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 330 Kg Emas, Jaringannya dari China-India

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 16 Sep 2026 - 04.09 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 330 Kg Emas, Jaringannya dari China-India
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menggagalkan penyelundupan emas ilegal dengan volume kumulatif mencapai 330 kilogram sejak awal tahun hingga 14 September 2026. Operasi penindakan tersebut membongkar aktivitas dua sindikat lintas negara yang menyasar pasar luar negeri, yakni jaringan China dan jaringan India.

Dalam penindakan terkini antara 5 hingga 14 September 2026, petugas mengamankan 29 kilogram emas batangan dan olahan di empat bandara internasional, yaitu Bandara Kualanamu, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara I Gusti Ngurah Rai, dan Bandara Sam Ratulangi. Nilai barang bukti dari empat pintu udara tersebut ditaksir mencapai Rp73,3 miliar, dengan potensi kerugian penerimaan negara dari sektor bea keluar yang berhasil diselamatkan sebesar Rp8,5 miliar.

Para pelaku menggunakan beragam siasat untuk mengelabui pemeriksaan sinar-X dan petugas bandara. Modus yang ditemukan mencakup penyembunyian logam di dalam komponen peralatan elektronik, penyimpanan di koper barang bawaan penumpang, hingga penempelan langsung pada tubuh penumpang menggunakan teknik body strapping.

Baca Juga

OJK Tak Lagi Batasi Pinjaman di 3 Aplikasi Pinjol

OJK Tak Lagi Batasi Pinjaman di 3 Aplikasi Pinjol

Jalur Distribusi Sindikat Internasional

Berdasarkan hasil penyidikan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, penyelundupan ini terbagi ke dalam dua rantai peredaran terpisah. Jaringan China memfokuskan alur pengiriman logam mulia langsung menuju Hong Kong. Sementara itu, jaringan India mendistribusikan pasokan ke beberapa titik transit dan tujuan akhir, meliputi Bangkok, Manila, hingga Dubai.

Kepolisian telah mengidentifikasi bahwa pemodal utama (beneficial owner) dari jaringan India berdomisili di Dubai. Pada saat yang sama, aparat telah mengantongi identitas para pelaku yang tergabung dalam jaringan China dan sedang berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk menyusun profil guna memfasilitasi penerbitan red notice dan instrumen pengejaran internasional lainnya.

Baca Juga

Anti Wacana! Ini 5 Langkah Cerdas Wujudkan Rencana Liburan Akhir Tahun

Anti Wacana! Ini 5 Langkah Cerdas Wujudkan Rencana Liburan Akhir Tahun

Penelusuran Tambang Ilegal dan Status Sitaan

Di tingkat hulu, penyidik kini menelusuri rantai pasok domestik guna memetakan lokasi asal emas. Komoditas tersebut diduga kuat bersumber dari kegiatan penambangan emas tanpa izin yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia.

Mengenai tindak lanjut penanganan barang bukti, seluruh emas sitaan yang proses hukumnya telah rampung dan memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht) nantinya akan dilelang kembali secara resmi untuk disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak.

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bareskrim PolriBea CukaiTambang IlegalPenyelundupan Emas

Berita Terbaru Lainnya

OJK Tak Lagi Batasi Pinjaman di 3 Aplikasi PinjolPasar Repaint Motor Berkembang, Pilihan Warna dan Finishing Makin BeragamAnti Wacana! Ini 5 Langkah Cerdas Wujudkan Rencana Liburan Akhir TahunMembaca Keberlanjutan Fiskal dari Sri Mulyani, Purbaya, hingga SuahasilBos Antam Khawatir Konsumen Kabur Imbas Wajib Lapor ke Kantor PajakMenkop Ajak Mahasiswa Jadikan Koperasi sebagai Wadah Usaha Kolektif dan Inovasi EkonomiTimah Jadi Komoditas Pertama yang Diperdagangkan di Bursa Mineral ICOMEXWamen ATR/BPN Pastikan Layanan Tetap Normal Usai OTT KPK Terkait Dugaan Suap HGB

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap