Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

BGN Siapkan CCTV Terintegrasi ke Kantor Pusat untuk Awasi Dapur Makan Bergizi Gratis

Rimba NainggolanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 15.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BGN Siapkan CCTV Terintegrasi ke Kantor Pusat untuk Awasi Dapur Makan Bergizi Gratis
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas untuk memperketat pengawasan di seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memproduksi hidangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah teranyar yang sedang disiapkan adalah pemasangan kamera pengawas (CCTV) terintegrasi. Kamera-kamera ini nantinya akan terhubung langsung ke kantor pusat BGN guna memastikan seluruh proses penyiapan makanan berjalan sesuai standar mutu dan keamanan yang telah ditetapkan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Langkah pengetatan pengawasan melalui CCTV ini diambil sebagai respons atas munculnya beberapa kasus dugaan keracunan makanan yang melibatkan hidangan dari program MBG. Kepala BGN Sudaryono menjelaskan bahwa pengawasan yang lebih ketat mutlak diperlukan untuk meminimalkan risiko kontaminasi makanan sejak dari dapur pengolahan. Pemasangan teknologi pemantauan ini diharapkan dapat memberikan transparansi penuh terhadap aktivitas harian di setiap SPPG.

Keberadaan kamera pengawas ini dirancang untuk memberikan akses pemantauan yang berlapis. Tidak hanya kantor pusat BGN yang dapat memantau jalannya operasional dapur, melainkan juga para koordinator di berbagai tingkatan wilayah. Koordinator di tingkat kecamatan dapat melihat langsung kapan dapur-dapur di wilayahnya beroperasi. Begitu pula dengan pengawas di tingkat kabupaten serta tingkat provinsi yang memiliki akses untuk memantau aktivitas serupa di wilayah tugas masing-masing.

Baca Juga

Jalan Tol Layang Harbour Road II Ditargetkan Beroperasi pada 2028 untuk Urai Kemacetan Jakarta

Jalan Tol Layang Harbour Road II Ditargetkan Beroperasi pada 2028 untuk Urai Kemacetan Jakarta

Sebelum rencana pemasangan CCTV ini bergulir, BGN sebenarnya telah mewajibkan penggunaan sistem pencatatan digital atau logbook yang dikenal sebagai POP. Sistem ini berfungsi merekam seluruh rangkaian proses pengolahan makanan secara terperinci. Pencatatan digital tersebut melacak setiap tahapan secara kronologis, mulai dari proses pembelian bahan baku, waktu kedatangan bahan, proses memasak daging, jam makanan matang, durasi pendinginan makanan, proses pengemasan ke dalam wadah ompreng, hingga waktu pengiriman dan saat makanan tersebut diterima oleh siswa di sekolah.

Melalui sistem logbook digital inilah, BGN dapat mendeteksi ketidaksesuaian prosedur yang berujung pada masalah kualitas makanan. Sebagai contoh, dalam kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di Jayapura, data logbook digital menunjukkan adanya jeda waktu yang sangat panjang antara proses memasak dan distribusi. Makanan tercatat mulai dimasak sekitar pukul 19.00 pada malam sebelumnya, namun baru dibagikan kepada para siswa pada pukul 11.21 keesokan harinya. Sudaryono menduga jeda waktu yang terlalu lama tersebut menjadi penyebab utama makanan menjadi rusak dan tidak lagi layak dikonsumsi.

Selain pengawasan melalui teknologi CCTV dan logbook digital, BGN juga menerapkan kebijakan ketat terkait kondisi kesehatan para pekerja dapur. Seluruh pegawai, relawan, maupun karyawan yang bertugas di SPPG kini diwajibkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Kebijakan ini diberlakukan setelah adanya laporan mengenai pekerja dapur yang tetap memaksakan diri bekerja meskipun sedang dalam kondisi sakit, yang berpotensi mencemari makanan.

Baca Juga

Siswa 14 Tahun Tembak Mati 8 Orang di Sekolah Elite Debsirin Thailand

Siswa 14 Tahun Tembak Mati 8 Orang di Sekolah Elite Debsirin Thailand

Kini, setiap pekerja wajib melewati pemeriksaan fisik sederhana setiap hari sebelum memulai aktivitas di dapur. Pemeriksaan harian ini meliputi pengukuran suhu tubuh serta kewajiban melaporkan jika ada keluhan kesehatan tertentu, seperti diare, sakit perut, dan gejala penyakit lainnya. Sudaryono menegaskan bahwa apabila ada pekerja yang diketahui sedang sakit, pengelola dapur wajib meliburkan pekerja tersebut hingga kondisinya benar-benar pulih.

Untuk memastikan standar kebersihan tetap terjaga di tingkat tertinggi, BGN juga menegaskan kembali status Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif belaka, melainkan telah ditetapkan sebagai syarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap dapur sebelum diizinkan beroperasi memproduksi makanan untuk program Makan Bergizi Gratis. Melalui kombinasi pengawasan digital, pemeriksaan kesehatan pekerja, dan sertifikasi sanitasi yang ketat, BGN berupaya memastikan kualitas gizi dan keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat program ini.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalSudaryonoMakan Bergizi GratisSPPGKeamanan Pangan

Berita Terbaru Lainnya

Jalan Tol Layang Harbour Road II Ditargetkan Beroperasi pada 2028 untuk Urai Kemacetan JakartaSiswa 14 Tahun Tembak Mati 8 Orang di Sekolah Elite Debsirin ThailandPuslabfor Polri Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di GambirJawaban Bahlil Lahadalia Usai Dapat Rapor Memuaskan dari Presiden PrabowoAturan Teknis Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Sedang Disusun PemerintahDanantara Gandeng JBS Group Perkuat Investasi Sektor ProteinPortofolio Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Tembus Rp327 Triliun pada Juni 2026Freeport Pastikan Smelter Manyar Gresik Mulai Produksi Katoda Tembaga pada September 2026

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap