Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Freeport Pastikan Smelter Manyar Gresik Mulai Produksi Katoda Tembaga pada September 2026

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 8 Agu 2026 - 15.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Freeport Pastikan Smelter Manyar Gresik Mulai Produksi Katoda Tembaga pada September 2026
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

PT Freeport Indonesia (PTFI) memberikan kepastian mengenai kelanjutan operasional salah satu proyek strategisnya, yaitu smelter Manyar yang berlokasi di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur. Perusahaan memastikan bahwa fasilitas pengolahan hasil tambang tersebut akan mulai memproduksi katoda tembaga pada September 2026. Kepastian mengenai jadwal operasional ini disampaikan langsung oleh Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas. Saat ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, pada hari Jumat (7/8), Tony Wenas menyatakan bahwa seluruh persiapan dan operasional produksi berjalan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan sebelumnya oleh pihak manajemen perusahaan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Langkah untuk memulai kembali produksi pada September 2026 ini diambil setelah smelter Manyar melewati serangkaian tantangan operasional yang cukup signifikan. Sebelumnya, operasional di fasilitas pemurnian ini sempat mengalami gangguan akibat insiden kebakaran yang melanda unit Gas Cleaning Plant pada bulan Oktober 2024. Setelah peristiwa tersebut, pihak perusahaan segera melakukan berbagai upaya perbaikan secara intensif. Kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan kembalinya smelter beroperasi pada bulan Mei 2025. Namun, pemulihan operasional tersebut tidak berlangsung lama karena adanya kendala eksternal yang kembali menghentikan jalannya aktivitas di smelter Manyar.

Pada bulan September 2025, terjadi bencana longsor di area tambang Grasberg Block Cave (GBC) yang berdampak langsung pada rantai pasok perusahaan. Peristiwa longsor di tambang Grasberg Block Cave tersebut mengakibatkan terputusnya pasokan konsentrat tembaga yang dikirimkan menuju smelter Manyar di Gresik. Akibat terputusnya jalur pasokan utama ini, smelter Manyar hanya dapat mengandalkan dan mengolah sisa konsentrat yang masih tersedia di dalam gudang penyimpanan. Setelah seluruh sisa persediaan konsentrat di gudang tersebut habis diproses, smelter Manyar akhirnya terpaksa berhenti beroperasi secara keseluruhan sejak bulan Desember 2025.

Baca Juga

Jalan Tol Layang Harbour Road II Ditargetkan Beroperasi pada 2028 untuk Urai Kemacetan Jakarta

Jalan Tol Layang Harbour Road II Ditargetkan Beroperasi pada 2028 untuk Urai Kemacetan Jakarta

Kini, PT Freeport Indonesia tengah melakukan persiapan matang untuk menghidupkan kembali aktivitas produksi di smelter Manyar. Salah satu langkah penting yang sedang berjalan adalah pengiriman bahan baku berupa konsentrat tembaga dari Papua menuju lokasi smelter di Gresik, Jawa Timur, yang dilakukan secara bertahap. Pasokan awal konsentrat tembaga yang tiba di lokasi tidak langsung dimasukkan ke dalam proses pengolahan. Pihak perusahaan mengumpulkan terlebih dahulu pasokan bahan baku tersebut hingga mencapai volume yang dinilai cukup dan memadai. Setelah jumlah konsentrat terkumpul dalam volume yang memadai, bahan baku tersebut baru akan dimasukkan ke dalam tungku pembakaran atau furnace untuk memulai proses produksi.

Meskipun produksi katoda tembaga dipastikan akan dimulai pada September 2026, operasional smelter Manyar tidak langsung berjalan dalam kapasitas penuh. Pada tahap awal pengaktifan kembali tersebut, kapasitas operasional smelter akan dimulai di bawah 30 persen. Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas produksi memang harus dilakukan secara bertahap dan tidak dapat langsung dipaksakan mencapai angka 100 persen. Kendati demikian, PT Freeport Indonesia telah menetapkan target optimis bahwa kapasitas produksi smelter Manyar akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga mampu mencapai kapasitas penuh sebesar 100 persen pada akhir tahun 2027 mendatang.

Baca Juga

Siswa 14 Tahun Tembak Mati 8 Orang di Sekolah Elite Debsirin Thailand

Siswa 14 Tahun Tembak Mati 8 Orang di Sekolah Elite Debsirin Thailand

Sebagai informasi, pembangunan smelter Manyar di kawasan JIIPE Gresik ini melibatkan investasi yang sangat besar, dengan nilai investasi mencapai sekitar US$3,7 miliar atau setara dengan Rp58 triliun. Dengan nilai investasi tersebut, smelter Manyar memiliki kapasitas pengolahan yang sangat besar, yakni mampu mengolah hingga 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun. Tidak hanya itu, fasilitas ini juga dilengkapi dengan Precious Metal Refinery yang memiliki kapasitas produksi sebesar 6.000 ton per tahun. Fasilitas Precious Metal Refinery ini memiliki peran krusial untuk mengekstraksi emas, perak, serta berbagai mineral ikutan lainnya yang terkandung di dalam konsentrat tembaga.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PT Freeport IndonesiaTony WenasSmelter ManyarGresikKatoda Tembaga

Berita Terbaru Lainnya

Jalan Tol Layang Harbour Road II Ditargetkan Beroperasi pada 2028 untuk Urai Kemacetan JakartaSiswa 14 Tahun Tembak Mati 8 Orang di Sekolah Elite Debsirin ThailandPuslabfor Polri Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di GambirJawaban Bahlil Lahadalia Usai Dapat Rapor Memuaskan dari Presiden PrabowoAturan Teknis Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Sedang Disusun PemerintahDanantara Gandeng JBS Group Perkuat Investasi Sektor ProteinPortofolio Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Tembus Rp327 Triliun pada Juni 2026BGN Siapkan CCTV Terintegrasi ke Kantor Pusat untuk Awasi Dapur Makan Bergizi Gratis

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap