Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Bisakah Memadamkan Kebakaran dengan Tepung Ubi? Ini Temuan Riset Ilmiahnya

Marthen PalutunganDiterbitkan 26 Agu 2026 - 13.36 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bisakah Memadamkan Kebakaran dengan Tepung Ubi? Ini Temuan Riset Ilmiahnya
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Rencana pemanfaatan bahan berbasis tepung ubi kayu atau singkong untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi sorotan publik menyusul instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta penelitian mendalam terkait efektivitas metode tersebut. Gagasan pemadaman udara yang dijuluki "ubi bombing" ini diusulkan sebagai alternatif dari metode pengeboman air (water bombing) yang selama ini diandalkan.

Wacana ini mencuat dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Sumatra Selatan pada Senin (24/8/2026). Dalam forum tersebut, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memaparkan adanya inovasi zat berbahan baku tepung yang dirancang untuk memisahkan unsur api, oksigen (O2), dan karbon dioksida (CO2), khususnya pada tahap awal kebakaran. Merespons laporan tersebut, Presiden Prabowo meminta kementerian dan lembaga terkait segera menguji kelayakan ilmiah, mempersiapkan produksi skala besar, serta mengajukan anggaran pendukung.

Baca Juga

Kemarau Panjang Meluas, 11 Daerah di Sultra Tetapkan Status Darurat Kekeringan

Kemarau Panjang Meluas, 11 Daerah di Sultra Tetapkan Status Darurat Kekeringan

Risiko Bahan Mentah dan Potensi Olahan Hidrogel

Meskipun diusulkan sebagai bahan pemadam, literatur ilmiah menunjukkan bahwa tepung atau pati singkong dalam bentuk serbuk mentah justru memiliki karakteristik mudah terbakar. Penelitian oleh Ruichong Zhang dari Guangxi University dan Chengyu Xie dari Xiangtan University yang dipublikasikan di jurnal Processes pada 16 November 2022 membuktikan bahwa debu pati singkong memiliki risiko pembakaran dan deflagrasi atau ledakan saat diuji menggunakan bejana uji bola 20 liter.

Karakteristik mudah terbakar dari partikel tepung singkong juga pernah diuji dalam tesis magister teknik mesin di Chulalongkorn University pada 1996, yang menyimpulkan bahwa serbuk tepung singkong yang tercampur udara dalam kondisi tertentu dapat berfungsi sebagai bahan bakar pembakar (burner). Laman edukasi keselamatan kebakaran Fire Fighter Now pada 25 Oktober 2021 pun mengingatkan bahwa menaburkan tepung mentah langsung ke titik api berisiko memperbesar kobaran karena partikel debu halus yang tersebar cepat bereaksi dengan panas dan oksigen.

Baca Juga

Kepala BNPB Ungkap Banyak Warga NTT Mengungsi gegara Takut Gempa Susulan

Kepala BNPB Ungkap Banyak Warga NTT Mengungsi gegara Takut Gempa Susulan

Kendati demikian, olahan turunan pati singkong terbukti memiliki potensi pemadam jika diproses secara kimiawi menjadi material penahan api. Studi pada 2023 oleh Le Thao Uyen dan Nguyen Le Viet Hoang dari Tuyen Quang Upper Secondary School for the Gifted menunjukkan bahwa pati tapioka dapat disintesis menjadi polimer superabsorben untuk menghasilkan hidrogel tahan api (flame-retardant hydrogel) menggunakan metode emulsifikasi minyak dalam air (oil-in-water emulsification). Pengujian tersebut menyimpulkan bahwa material hidrogel hasil rekayasa berbahan dasar tapioka memiliki kemampuan yang baik dalam mencegah dan memadamkan api.

Sumber: Tirto

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoKarhutlaListyo Sigit Prabowo

Berita Terbaru Lainnya

Kemarau Panjang Meluas, 11 Daerah di Sultra Tetapkan Status Darurat KekeringanKepala BNPB Ungkap Banyak Warga NTT Mengungsi gegara Takut Gempa SusulanKemenkes, 105 Orang Tewas, 1.672 Luka-luka Akibat Gempa di NTTPrabowo Kunjungi Nagekeo NTT, Wilayah Terparah yang Dilanda GempaKebakaran RS Pemerintah, 15 Bayi Tewas Terjebak ApiPolisi Sebut Revaldo Masih Terpengaruh Narkoba Saat Ditangkap di BintaroWNA Australia Mesum di Halaman Rumah Warga Bali DitangkapPresiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Tiga Daerah Terdampak Gempa Flores

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap