Kepolisian Resor Badung menangkap seorang pria warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial BA (27) setelah melakukan tindakan asusila di halaman rumah warga di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Penangkapan dilakukan saat pelaku hendak melarikan diri kembali ke negaranya.
BA diringkus petugas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (25/8) sekitar pukul 12.00 WITA. Langkah penangkapan tersebut bermula dari rekaman CCTV yang viral di media sosial, memperlihatkan aksi mesum pelaku bersama seorang perempuan WNA di pekarangan rumah penduduk. Setelah mengenali wajah dan ciri-ciri fisik BA, tim kepolisian langsung berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai hingga berhasil mencegatnya sebelum menaiki pesawat menuju Australia.
Prabowo Kunjungi Tenda Pengungsi Korban Gempa di Nagekeo

Berdasarkan keterangan Pejabat Sementara (Ps) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, peristiwa pelanggaran kesusilaan itu terjadi pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 18.29 WITA. Pemilik rumah berinisial NKW (47) mendapati langsung perbuatan kedua WNA tersebut saat hendak menghaturkan sesajen di depan kediamannya. Saksi sempat meneriaki pelaku agar menghentikan perbuatan tersebut, tetapi peringatan itu diabaikan. Aksi tidak senonoh itu berlangsung sekitar 15 menit sebelum kedua pelaku berjalan kaki meninggalkan lokasi.
Dalam pemeriksaan sementara, BA mengakui perbuatannya dan berdalih berada dalam kondisi mabuk. Pelaku mengaku baru mengenal perempuan pasangannya di sebuah kelab pantai sebelum mendatangi lokasi kejadian.
Momen Hangat Prabowo Bercanda dengan Anak-Anak di Pengungsian Gempa NTT

Saat ini BA ditahan di Mapolres Badung untuk pemeriksaan lebih lanjut sekaligus penelusuran status keimigrasiannya. Polisi menyangkakan Pasal 406 dan/atau Pasal 407 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP) tentang tindak pidana pelanggaran kesusilaan di muka umum. Sementara itu, identitas serta status penangkapan WNA perempuan yang terlibat dalam rekaman tersebut masih belum dijelaskan oleh pihak kepolisian.






