Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya peristiwa gempa bumi di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (16/9).
Berdasarkan data BMKG, gempa bumi tersebut memiliki magnitudo 2,2 dan terjadi pada pukul 06.21 WIB. Pusat gempa berada di darat sekitar 26 kilometer arah selatan Kabupaten Bandung dengan kedalaman 5 kilometer.
Menyikapi gempa dangkal tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi gempa bumi susulan yang mungkin terjadi di kawasan sekitar.
11 Tips Memilih APAR untuk Tangani Kebakaran yang Sesuai Standar

"Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi," tulis BMKG melalui keterangan resminya, Rabu (16/9).
Catatan Gempa dan Pemeriksaan Prasarana
Sebelumnya, aktivitas kegempaan juga tercatat di beberapa wilayah lain. Pada Sabtu (12/9/2026) pukul 04.23 WIB, gempa berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang Kepulauan Seribu pada kedalaman 376 kilometer. BMKG mengonfirmasi gempa laut dalam tersebut tidak berpotensi tsunami, dan LRT Jabodebek memastikan operasionalnya tetap berjalan normal setelah hasil pemeriksaan menyatakan jalur serta stasiun dalam kondisi aman.
Kebakaran Gudang Kembang Api di Denpasar, Meledak Saat Dirakit, 2 Luka Bakar

Selain itu, gempa berkekuatan magnitudo 5,4 juga mengguncang wilayah Cilacap pada pukul 12.04 WIB. Pusat gempa tercatat berada pada koordinat 8,42 Lintang Selatan dan 109,02 Bujur Timur, atau berjarak sekitar 77 kilometer tenggara Cilacap dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan gempa tersebut memicu kepanikan jemaah salat Jumat di Pangandaran. Menyusul peristiwa itu, petugas KAI Daop 5 Purwokerto melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana perkeretaapian di lintas yang terdampak selama pemberhentian operasional kereta.






