Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

BNPB Perbaiki Komunikasi Usai Padamkan Karhutla Pakai Air Kolam

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 31 Agu 2026 - 00.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BNPB Perbaiki Komunikasi Usai Padamkan Karhutla Pakai Air Kolam
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merespons sorotan publik terkait pengambilan air dari kolam budidaya ikan milik warga untuk operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lewat udara. Lembaga penanggulangan bencana tersebut memastikan langkah perbaikan koordinasi di lapangan menyusul aksi pemadaman darurat melalui metode penyiraman udara (waterbombing).

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan bahwa pemanfaatan air dari kolam warga terpaksa dilakukan personel satgas demi mempercepat waktu tanggap di lokasi titik api. Menurutnya, percepatan pemadaman menjadi prioritas utama untuk mencegah kobaran api merembet ke area yang lebih luas.

Menindaklanjuti kekhawatiran masyarakat di lapangan, BNPB telah menemui pihak pemilik kolam untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. BNPB juga berkomitmen memperketat rantai komunikasi dan koordinasi dengan warga setempat sebelum memanfaatkan sumber air di sekitar lokasi kebakaran pada operasi-operasi mendatang.

Baca Juga

Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' Ditangkap

Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' Ditangkap

Penanganan Karhutla di Enam Provinsi Prioritas

Selain mengevaluasi prosedur pemanfaatan sumber daya di lapangan, BNPB terus menggencarkan pemadaman udara di berbagai wilayah terdampak. Hingga kini, tercatat sebanyak 3,2 juta liter air telah dijatuhkan melalui armada waterbombing di enam provinsi prioritas, yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Upaya pemadaman api di darat dan udara juga dikombinasikan dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). BNPB menyebarkan sebanyak 3.800 kilogram garam di wilayah Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat berdasarkan data analisis bibit awan hujan yang dipetakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Di Provinsi Riau, operasi penyemaian awan berlangsung selama 4 jam 21 menit dengan menaburkan 2.000 kilogram garam dalam dua sorti penerbangan. Intervensi cuaca ini berhasil memicu potensi hujan berintensitas ringan di sejumlah titik rawan karhutla, meliputi wilayah Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kota Pekanbaru, hingga Indragiri Hulu.

Baca Juga

Hari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam

Hari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam

Sementara itu, pelaksanaan OMC di Jambi dijalankan melalui 21 sorti penerbangan dengan total durasi 2 jam 20 menit. Operasi tersebut mendatangkan curah hujan ringan di sejumlah area terdampak karhutla, termasuk Kabupaten Singkut dan Muaro Jambi.

BNPB memastikan kesiapan tim operasi modifikasi cuaca untuk langsung bergerak menyemai garam di provinsi rawan karhutla lainnya begitu BMKG mengidentifikasi keberadaan potensi bibit awan hujan di wilayah tersebut.

Sumber: Tirto

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlabnpbModifikasi Cuaca

Berita Terbaru Lainnya

Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' DitangkapPutra Netanyahu yang Hidup Mewah di AS Dievakuasi Darurat ke IsraelHari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!GRIB Jaya Buka Suara soal Kebakaran Markas di Kedoya JakbarTembus Medan Terjal, Kapolres Manggarai Timur Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak GempaPolisi, Kebakaran Posko GRIB Jaya di Jakbar Diduga Akibat KorsletingPrabowo Puji Pelaksanaan Muktamar ke-35 NU Berjalan Damai dan Rukun

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap