Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti turun langsung melakukan pendataan sensus ekonomi terhadap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani. Kegiatan pendataan lapangan tersebut berlangsung di rumah dinas Muzani yang berlokasi di kawasan Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan.
Dalam proses pendataan tersebut, Amalia tidak hadir sendirian. Pimpinan lembaga statistik nasional itu didampingi langsung oleh Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto serta dua petugas sensus ekonomi yang bertugas mengumpulkan rincian data terkait.
Amalia menyampaikan bahwa Ahmad Muzani menunjukkan sikap yang sangat kooperatif sepanjang proses pengumpulan data berlangsung. Pada kesempatan yang sama, Amalia menegaskan kepada publik bahwa seluruh informasi yang dikumpulkan melalui sensus ekonomi dipastikan aman serta tidak akan disalahgunakan.
Ayah dan Anak Patungan Beli Mal di Singapura Rp 4,3 Triliun

Amalia juga menjamin kerahasiaan data masyarakat dan menegaskan bahwa pendataan ini murni untuk kebutuhan statistik nasional, bukan urusan fiskal atau pajak. Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena proses sensus ini tidak memiliki kaitan dengan perpajakan.
Selain pendataan langsung melalui wawancara oleh petugas di lapangan, BPS juga memfasilitasi mekanisme pengisian mandiri bagi masyarakat luas. Warga yang ingin mengisi data sendiri dapat memanfaatkan kuesioner daring yang telah disiapkan. Tautan untuk kuesioner daring tersebut dapat diminta langsung kepada petugas sensus yang datang ke tempat tinggal warga.
Alasan Penyaluran MBG ke 1.653 Sekolah Dihentikan dan Skema Pengalihannya

Sementara itu, Ahmad Muzani menegaskan pentingnya pelaksanaan sensus ekonomi sebagai basis pengambilan keputusan negara. Menurutnya, pendataan yang akurat terhadap aktivitas ekonomi masyarakat akan membantu pemerintah dalam merancang arah kebijakan yang tepat sasaran.
Muzani menekankan bahwa kebijakan yang dirumuskan pada masa mendatang harus benar-benar berpijak pada data dan angka yang valid. Ia pun berharap seluruh rangkaian kegiatan sensus ekonomi ini dapat berjalan lancar serta diikuti secara aktif oleh sebanyak mungkin warga negara Indonesia.






