Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Business

Bos IMF Warning Guncangan Harga Energi Belum Berakhir!

Marthen PalutunganDiterbitkan 31 Agu 2026 - 00.41 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bos IMF Warning Guncangan Harga Energi Belum Berakhir!
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, mengingatkan bahwa guncangan harga energi global belum berakhir, kendati perekonomian dunia sejauh ini mampu bertahan lebih baik dari perkiraan dalam menghadapi eskalasi perang antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.

Berbicara menjelang pertemuan menteri keuangan G20 di Asheville, Carolina Utara, pada 25 Agustus 2026, Georgieva menilai dinamika global saat ini berada dalam posisi tarik-menarik. Tekanan negatif dari gangguan pasokan energi di kawasan Teluk berhadapan langsung dengan dorongan positif dari lonjakan investasi kecerdasan buatan (AI) yang mulai meluas ke luar AS. Kendati keseimbangan risiko dinilai lebih baik dibanding proyeksi April lalu, arah proyeksi global masih condong ke sisi negatif karena kondisi fiskal di sejumlah negara justru semakin rapuh.

Kekhawatiran pasar terhadap dampak penutupan Selat Hormuz sebelumnya berhasil diredam oleh kombinasi sejumlah langkah darurat. Pelepasan cadangan minyak dan gas, peningkatan pasokan dari luar kawasan Teluk, pelemahan permintaan, akselerasi kapasitas energi terbarukan, hingga pengoperasian kembali pembangkit listrik berbasis batu bara di berbagai negara berperan menahan gejolak pasar. Hasilnya, harga minyak mentah Brent yang sempat menembus US$118 per barel pada musim semi lalu melunak dan bertahan di kisaran US$80 hingga US$90 per barel sejak pertengahan Juni.

Baca Juga

12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!

12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!

Namun, stabilitas harga tersebut dinilai rentan. Georgieva menegaskan bahwa pembuat kebijakan tidak boleh lengah karena potensi lonjakan harga minyak sewaktu-waktu dapat menyulut kembali inflasi global. Jika inflasi kembali naik, bank sentral di berbagai negara akan terpaksa mempertahankan kebijakan moneter ketat demi menjaga stabilitas harga, yang pada akhirnya meningkatkan beban biaya pinjaman serta menekan aktivitas ekonomi riil.

Kerentanan beban utang tersebut sudah tecermin di pasar keuangan negara maju. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 30 tahun sempat menyentuh rekor tertinggi dalam 19 tahun terakhir. Situasi tersebut memicu respons dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang menggandakan volume pembelian kembali (buyback) obligasi jangka panjang demi meredam lonjakan biaya pinjaman, di tengah desakan konsisten IMF agar Washington menekan defisit fiskalnya yang terus melebar.

Baca Juga

Perkuat Kolaborasi, Bank bjb dan YKEP Perluas Akses Produk Perbankan

Perkuat Kolaborasi, Bank bjb dan YKEP Perluas Akses Produk Perbankan

Selain menyoroti disiplin fiskal dan kebijakan moneter, Georgieva juga terus mendorong China untuk mereformasi struktur ekonominya agar beralih dari ketergantungan ekspor ke penguatan konsumsi domestik. Pada Juli lalu, IMF telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,0% akibat kombinasi risiko perang Timur Tengah, fragmentasi perdagangan, dan dinamika AI. Pembaruan menyeluruh terhadap proyeksi ekonomi dunia tersebut dijadwalkan rilis pada pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bangkok pada pertengahan Oktober mendatang.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekonomi globalharga energi

Berita Terbaru Lainnya

Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' DitangkapPutra Netanyahu yang Hidup Mewah di AS Dievakuasi Darurat ke IsraelHari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!GRIB Jaya Buka Suara soal Kebakaran Markas di Kedoya JakbarTembus Medan Terjal, Kapolres Manggarai Timur Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak GempaPolisi, Kebakaran Posko GRIB Jaya di Jakbar Diduga Akibat KorsletingPrabowo Puji Pelaksanaan Muktamar ke-35 NU Berjalan Damai dan Rukun

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap