PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) memperluas fungsi Stasiun MRT Bundaran HI melalui pengembangan proyek Extended Concourse. Ruang bawah tanah seluas 4.439 meter persegi tersebut dirancang menjadi kawasan multifungsi yang memfasilitasi pergerakan pejalan kaki sekaligus aktivitas komersial di jantung Jakarta.
Anak usaha PT MRT Jakarta (Perseroda) ini menyiapkan investasi sekitar Rp 200 miliar untuk mewujudkan proyek tersebut. Direktur Utama PT ITJ Yulham Ferdiansyah Roestam menyampaikan bahwa pendanaan proyek ini bersumber dari dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
Fasilitas dan Konsep Ruang Komersial
Area Extended Concourse diarahkan mengusung konsep one-stop shopping destination. Kawasan bawah tanah ini disiapkan untuk memuat 24 area multifungsi yang mencakup gerai ritel, tenant makanan dan minuman (F&B), serta penunjang gaya hidup perkotaan.
Kementerian PU Buka Jalan hingga Jembatan Terdampak Gempa Flores

Kehadiran ruang komersial terintegrasi ini ditujukan untuk mengoptimalkan ruang transit pejalan kaki, sehingga mobilitas masyarakat tidak hanya sekadar perpindahan antartitik perjalanan.
Integrasi Jalur Pejalan Kaki dan Transportasi
Proyek ini membuka sejumlah koridor konektivitas baru yang menyambungkan stasiun bawah tanah dengan gedung-gedung di sekitarnya. Di sisi barat kawasan, akses baru disiapkan langsung menuju Plaza Indonesia dan Hotel Grand Hyatt. Sementara di sisi timur, jalur Muara Timur disiapkan untuk menghubungkan pejalan kaki ke Wisma Nusantara dan Hotel Pullman.
Setiap sisi muara akses pejalan kaki tersebut didukung oleh fasilitas tangga, lift, dan eskalator. Selain akses menuju gedung perkantoran dan perbelanjaan, Stasiun MRT Bundaran HI juga disiapkan memiliki akses yang tersambung langsung dengan Halte TransJakarta.
Pemerintah Targetkan Akhir 2026 Sudah Sahkan RUU Perampasan Aset

Dalam rencana jangka panjang, konektivitas bawah tanah ini dirancang untuk terhubung lebih luas ke area Hotel Mandarin Oriental, Grand Indonesia, dan Hotel Kempinski.
Pengembangan infrastruktur pejalan kaki ini berjalan beriringan dengan proyeksi kenaikan volume penumpang. Saat ini, Stasiun MRT Bundaran HI melayani sekitar 11.000 pengguna setiap harinya. Jumlah tersebut diproyeksikan menerima tambahan sekitar 6.000 penumpang seiring beroperasinya perpanjangan rute MRT menuju Thamrin dan Monas.






