Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan langkah penertiban dan pembersihan secara intensif di lingkup internal mereka. Dalam kebijakan bersih-bersih ini, BGN telah resmi menutup sebanyak 883 dapur yang dinilai bermasalah. Selain itu, lembaga ini juga memberhentikan 137 kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Langkah tegas ini diambil setelah ditemukan adanya 144 dapur yang tetap menerima pembayaran dari anggaran negara meskipun pada kenyataannya dapur-dapur tersebut sama sekali tidak beroperasi. Penertiban internal ini bergulir di tengah sorotan tajam publik terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).








